Selasa, 08 September 2026 WIB

Masyarat Rantau Kopar, Rohil Unjuk Rasa Menuntut PT Chevron Akibat Penyebab Banjir

- Selasa, 19 September 2017 16:59 WIB
502 view
Masyarat Rantau Kopar, Rohil Unjuk Rasa Menuntut PT  Chevron Akibat Penyebab Banjir

Rohil, Pesisirnews.com - Puluhan masyatakat Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) turun kejalan melakukan unjuk rasa (Unras) damai.

Unras tersebut untuk menyampaikan  tuntutan kepada PT Chevron sebanyak 4 poin, dengan menutupi jalan dan membentang spanduk ditengah jalan. Informasi yang rangkum, polres Rohil melakukan pengamanan jalannya unjuk rasa dilokasi simpang rantau kopar sekira Pukul 09.30 wib.

Sedangkan massa Unras diperkirakan 70 orang berasal dari masyarakat rantau kopar adapun yang menjadi tuntutan tersebut disampaikan oleh koordinator lapangan (Korlap) Edi Sugito.

Baca Juga:

Kapolres Rokan Hilir AKBP Henry Posma Lubis,Sik.MH melalui Kasubag Humas Polres Rohil, Aiptu Yusran Pangeran Chery, dihubungi, Rabu 19/9/2017 membenarkan ada Puluhan Unras damai disimpang rantau kopar.

Adapun yang menjadi tuntutan, Pertama, Minta PT Chevron agar membangun tiga jembatan yang telah runtuh (Rusak)

Baca Juga:

Kedua, Normalisasi kanal PT Chevron mengakibatkan banjir disepanjang jalan lintas rangau kecamatan, rantau kopar menuju sungai Rokan.

Ketiga, Penurunan Pipa minyak dari kepenghuluan Bagan cempedak sampai simpang rantau kopar.

Keempat, Pemindahan tiang tower line berada ditengah jalan jalur dua dari simpang lihat hingga Polsek Rantau Kopar.

Adapun giat pengamanan unras dilokasi terdiri 71 Kekuatan gabungan personil dipimpin langsung Kabag Ops Kompol Dody Harza Kusumah,Sik, SH.MH, didampingi Kasat Reskrim AKP Awaludin Syam,Sik, Kasat Sahbara Akp Ruslan, Kasat Binmas Akp Patun Banjornohar , Kasubag Binops Iptu Sardianto, Kapolsek Rantau Kopar Iptu Ruminto, dan perwira yang ikut melakukan pengamanan.

"Sementara Kegiatan unras oleh masyarakat berlangsung damai dengan berorasi dan membentang Spanduk," terang Yusran.(rd/sn).

SHARE:
beritaTerkait
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
komentar
beritaTerbaru