Pemkab dan DPRD Inhil Sambut Baik Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Berstandar Internasional
TEMBILAHAN (21/10/26)Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus
Berita
JAKARTA,PESISIRNEWS.com – Beberapa LSM (lembaga swadaya masyarakat) yang
tergabung dalam Jaringan Lintas Iman untuk Advokasi RUU KKG (Rancangan
Undang-Undang Kesetaraan dan Keadilan Gender) menilai fraksi dari Partai
Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR RI yang paling menghambat pembahasan RUU KKG.
Pada konferensi pers bertema ‘Lanjutkan pembahasan RUU KKG dan segera
sahkan pada periode ini’, dalam rangka mendesak DPR RI untuk segera membahas
dan mengesahkan RUU KKG di Wahid Institute, Matraman, Jakarta Timur, Jumat
(30/5), Ratna Batara Munti, Kordinator Jaringan Kerja Prolegnas (program
legislasi nasional) pro Perempuan atau disingkat JKP3 berpendapat bahwa
perempuan di parlemen senantiasa dikuasai oleh partainya, jika tidak cocok
dengan kepentingan partai langsung dikeluarkan.
Baca Juga:
“Dari awal memang yang paling menghambat adalah partai, terutama partai
Islam, yang paling kuat dari fraksi PKS. Seharusnya kalau sudah dibawa ke DPR
bisa melayani semua. Tetapi PKS menganggap tujuan dari KKG adalah untuk
menyamaratakan laki-laki dan perempuan, padahal ini soal hak konstitusi, bahwa
setiap warga negara kedudukannya sama di muka hukum,” ungkap Ratna.
Baca Juga:
Dia menambahkan, elit partai juga yang menentukan calon legislator (caleg),
namun tidak jelas kriterianya perempuan yang seperti apa yang layak dijadikan
wakil rakyat dari partai yang bersangkutan.
Selain itu, Ratna mengatakan Partai Amanat Nasional (PAN) juga menggunakan
azas agama sebagai kompromi penolakan terhadap RUU KKG ini. Padahal, lanjut
Ratna, tidak ada satupun RUU di negara ini yang berdasarkan azas agama.oleh
sebab itu penolakan RUU ini adalah hasil dari kompromi politik partai yang
paling dominan di DPR.
Ratna meyakini, kehadiran RUU KKG ini justru untuk mengantisipasi persoalan
yang selama ini dilegitimasi oleh ajaran agama, oleh adat istiadat, dan budaya
yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman.
Misalnya, Ratna menjelaskan dalam hal perempuan desa yang tidak
diperbolehkan mendapatkan pendidikan menurut adat istiadatnya, adanya anggapan
wanita yang lebih pantas untuk bekerja di sektor domestik (pembantu rumah
tangga), sayangnya sektor domestik terkesan begitu rendahnya sehingga diyakini
tidak butuh proteksi seperti peraturan perundangan (UU PRT yang tempo hari
pernah diwacanakan), dan lain sebagainya.
Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) menyebutkan harus ada 30 persen
keterlibatan perempuan di Parlemen. Tetapi menurut Titi Sumbung, dari Pusat
Pemberdayaan Perempuan dalam Politik, hampir 40 persen perempuan di parlemen
itu ada hubungan kekerabatan, bukan berdasarkan kemampuan dan kapasitas mereka
sebagai wakil rakyat.
Adanya kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam dinamika politik di
Indonesia itu terjadi karena pandangan sosial yang dikonstruksikan oleh mereka
yang paling dominan di DPR, alhasil justru menghambat kinerja.
“UU ini adalah utang peradaban yang harus dibayar oleh negara. Jadi selama
ini perempuan dibuat seolah-olah tidak beradab, terutama dari segi pendidikan,
oleh karena itu persoalan mindset ini perlu diubah dengan adanya UU KKG,” kata
Titi menegaskan.
Titi dan Ratna sama-sama bersepakat, bahwa RUU KKG ini merupakan program percepatan
tindakan khusus sementara, kalau negara kita sudah dalam situasi tidak ada lagi
kesenjangan, UU ini bisa saja dicabut.(SHC)
TEMBILAHAN (21/10/26)Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus
Berita
TANJUNG MELAYU Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mendorong penguatan status wilayah dan kepastian hukum kepemilikan tan
Advertorial
TEMBILAHAN Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir, Polres Indragiri Hilir (Inhil) menyerahkan bantuan 3 (Tiga) unit mesin
Artikel
TEMBILAHAN Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa pelepasan jenazah almarhum H. Andi Rusli, Wakil
Peristiwa
TEMBILAHAN Pemasangan tanjak, penyematan selempang dan penyerahan keris, menjadi isyarat pemberian amanah kepada yang terpilih. Doa dan res
Berita
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita