Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

Mengukur Kebebasan Pers dalam Agenda Jokowi dan Prabowo

- Minggu, 01 Juni 2014 00:04 WIB
563 view
Mengukur Kebebasan Pers dalam Agenda Jokowi dan Prabowo

JAKARTA,PESISIRNEWS.com– Mengukur nasib kebebasan pers jelang pemilihan presiden (Pilpres) agenda Joko Widodo dan Prabowo Subianto didiskusikan. Diskusi bertajuk “Kebebasan Pers Agenda Jokowi dan Prabowo” dihadiri oleh narasumber Pengamat Psikologi Politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk, Pengamat Politik Universitas Indonesia Arbi Sanit, Direktur Institut Publik Indonesia Karyono Wibowo dan Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens di Hotel Alia, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (31/5).

 

Diskusi yang membahas tentang nasib kebebasan pers di masa mendatang dengan kepemimpinan dua pasangan Capres Jokowi dan Prabowo dibahas secara tidak berpihak kesalah satu pasangan, hal tersebut disampaikan oleh Boni Hargens dalam diskusi yang mengatakan bahwa apa yang disampaikannya bukanlah mengadung kampanye negatif.  Boni memberikan pandangan apabila jika Prabowo terpilih menjadi presiden nanti, maka bersiap diri jika suatu saat nanti kembali ke era Orde Baru (Orba), dimana kebebasan berdemokrasi terbelenggu.(SHC)

Baca Juga:
SHARE:
beritaTerkait
Perkuat pelayanan ASN, Wakil Bupati Inhil terima kunjungan PT Taspen Pekanbaru
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja
Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini, hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Al Hidayah, Desa Gembira, Kecamatan Gaung
Kualitas Udara Inhil Tidak Sehat, Disdik Sesuaikan Kegiatan Pembelajaran di Sekolah
Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Sinergitas Forkopimda dan Pengantar Tugas Kajari
komentar
beritaTerbaru