Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

Pj Wako Ingatkan PNS Tidak Terlibat Politik Praktis

- Kamis, 26 November 2015 16:37 WIB
470 view
Pj Wako Ingatkan PNS Tidak Terlibat Politik Praktis
Pj Wako Saat silaturahmi dengan Polres Dumai
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Penjabat Walikota Dumai Drs Arlizman Agus tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai untuk tidak terlibat dalam Politik Praktis pada pelaksanaan Pemilihan Walikota - Wakil Walikota Dumai pada 9 Desember 2015 mendatang yang hanya tinggal hitungan hari.

“ PNS selalu dituntut untuk bersikap netral. Jangan sampai terlibat aktif dalam politik praktis, apalagi sampai menjadi tim sukses Pasangan Calon dan ikut serta mengerahkan massa pendukung,” imbau Pj Wako disela – sela kegiatannya, Selasa sore (24/11)  kemarin.

Mengenai hal ini, lanjut PJ Walikota, kita tak henti-hentinya mengingatkan kepada PNS, namun jika masih tetap terlibat maka akan terancam dipecat atau diberhentikan dari jabatannya.

“ Apabila Panwaslu menemukan adanya laporan indikasi PNS yang terlibat, dan hal tersebut terbukti kebenarannya disertai bukti yang lengkap, maka tak segan-segan Pemko Dumai melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan memberikan sanksi tegas sesuai Undang-undang yang berlaku, yang bisa mengarah pada pemecatan ataupun pemberhentian dari jabatannya, sekalipun hal tersebut baru terbukti setelah selesai diselenggarakannya pesta demokrasi tersebut,” tegas Arlizman.

Untuk mengantisipasi persoalan ini, PJ Walikota Dumai juga sudah menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah serta Badan Kepegawaian Daerah agar dapat meningkatkan pemantauan dilapangan. Kemudian melakukan dan menjalin koordinasi dengan Panwaslu.

“ Dan Alhamdulillah, sejauh ini Panwaslu ataupun Pemko Dumai belum ada menemukan ataupun mendapati adanya laporan indikasi PNS Kota Dumai yang terlibat aktif dalam politik praktis,” bebernya.

Arlizman juga menghimbau, agar kondisi ataupun situasi seperti ini dapat terus terjaga dan ditingkatkan.

“ Mari jaga legalitas PNS sebagai pelayan dan pengayom masyarakat, jangan memanfaatkan moment ini untuk kepentingan-kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu, apalagi jika sampai harus mempertaruhkan jabatannya sebagai PNS,” pungkasnya. (Cah)

SHARE:
beritaTerkait
Wabup imhil Yuliantini Dampingi Sejumlah Balita Stunting  Pemainan Edukatif
Wabup Yuliantini Tegaskan Komitmen Bersama Perkuat Langkah Percepatan Penurunan Stunting
Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama
Setelah Sita Uang Rp1,5 M, KPK Susun Strategi Ungkap Kasus 'Sunat' Upah Pungut di Kabupaten Bogor
Kapolda riau konfrensi pers tindak Pidana lingkungan hidup penggerusakan 133 ha hutan mangrove di kab. Rohil
Perkuat pelayanan ASN, Wakil Bupati Inhil terima kunjungan PT Taspen Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru