Tak Berhenti pada Pengedar Kecil! Polsek Kateman Kembangkan Kasus hingga Ungkap Dugaan 2 Kg Sabu
TEMBILAHANJajaran Polsek Kateman, Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau, berhasil mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika jenis sabu
Hukrim
PESISIRNEWS.COM,INDRALAYA- Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengatakan bahwa perhatian Presiden Jokowi terhadap anak-anak santri tak perlu diragukan lagi.
Karena mantan Wali Kota Solo dua periode tersebut telah memberikan bukti nyata.Salah satunya dengan menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri nasional.
"Jadi kalau Jokowi dibilang anti-Islam, itu tidak benar, buktinya Jokowi-lah yang menetapkan Hari Santri Nasional, itu bukti beliau cinta Islam dan Santri,'' ujar Kiai Ma'ruf dalam acara Mustasyar PBNU berserta Alim Ulama se-Sumseldi Pondok Pesantren Syafa'atut Thulab,Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel, Jumat (11/1).
Baca Juga:
Kiai Ma'ruf mengatakan, dia maju menjadi calon wakil presiden karena diajak oleh Jokowi. Selama ini, dirinya lebih banyak bergerak di jalur kultural melalui Nahdlatul Ulama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Namun karena keinginan untuk ikut melakukan perubahan serta dorongan dari para ulama, dia akhirnya menerima ajakan untuk mendampingi Jokowi, dan berhijrah dari perjuangan melalui jalur kultural ke jalur struktural.
Baca Juga:
''Saya didorong para Kiai untuk menjadi Cawapres, sebagai bentuk tanggung jawab yang besar, dengan harapan nantinya ada presiden dari NU dan kami adalah pasangan yang ideal untuk menyatukan ulama dan umaroh,'' tukasnya.
Untuk itu, lanjutnya, PBNU harus allout memenangkan Jokowi pada pilpres 17 April mendatang. Sebab kalau sampai tidak menang, maka NU tidak akan dipercaya lagi.
Pada kesempatan tersebut, Ma'ruf juga mengingatkan para jamaah harus dekat dengan ulama. Karena, ulama memiliki tugas memberikan pemahaman terhadap agama, mendirikanpesantren untuk menurunkan ilmunya.
"Ketika ulama meninggal, maka yang dibawa ilmunya.Ketika ulama meninggal harus ada penggantinya untuk memimpin, jadijangan pilih pemimpin yang bodoh,'' katanya.
Oleh sebab itu, Kiai Ma'ruf berpesan kepada orang tua agarmemperhatikan dan mendidikputra-putrinyadi pondok pesantren.
"Tapi ingat jangan kirim anak-anaknya yang nakal ke pesantren, karena pesantren bukan tempat rehabilitasi anak-anak nakal,'' katanya.
TEMBILAHANJajaran Polsek Kateman, Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau, berhasil mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika jenis sabu
Hukrim
Tembilahan, (27/10/2026) Penguatan tata kelola perusahaan daerah menjadi perhatian Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, dalam tahapa
Advertorial
PEKANBARU Polda Riau memusnahkan barang bukti narkotika seberat 100.554,65 gram atau sekitar 100,55 kilogram hasil pengungkapan empat kasu
Hukrim
Pekanbaru Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau) menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 34.965,91 gram atau sekitar 34,9 kilogra
Hukrim
PEKANBARU Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat mengajak insan pers memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (ka
Artikel
(Pesisirnews.com)TEMBILAHAN Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir, Asmadi, SH., menghadiri kegi
Advertorial
TEMBILAHAN (21/10/26)Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus
Berita
TANJUNG MELAYU Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mendorong penguatan status wilayah dan kepastian hukum kepemilikan tan
Advertorial
TEMBILAHAN Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir, Polres Indragiri Hilir (Inhil) menyerahkan bantuan 3 (Tiga) unit mesin
Artikel
TEMBILAHAN Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa pelepasan jenazah almarhum H. Andi Rusli, Wakil
Peristiwa