Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
PESISIRNEWS.COM-– Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya, membeberkan strategi kubunya dalam menghadapi perang wacana di media sosial pada masa kampanye. Strategi itu diungkap untuk membantah tudingan timnya menggunakan cyber troops (pasukan siber).
Mustofa mengklaim strategi media sosial Prabowo-Sandi mengutamakan soliditas dan solidaritas kader. "Kerja kita cuma tiga, mengabarkan, kemudian mengibarkan, kemudian mengobarkan, tiga saja," ucap Mustofa dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (18/12/2018).
Aktivis media sosial itu menjelaskan, biasanya BPN menggelar rapat mingguan membahas isu-isu di media sosial. Rapat digelar di rumah Djoko Santoso, Ketua BPN.
Baca Juga:
Rapat biasanya dihadiri dua perwakilan dari lima belas direktorat BPN. Direktorat Media dan Komunikasi yang dikepalai Hashim Djojohadikusumo menjadi pemimpin rapat.
"Direktorat Media dan Komunikasi yang memimpin, lalu semua memberi masukan, lalu isu apa yang akan dikeluarkan," ucapnya.
Baca Juga:
Kemudian isu besar itu akan diteruskan ke relawan lewat grup Whatsapp. Relawan wajib 'mengabarkan, mengibarkan, dan mengobarkan' isu itu di akun media sosial masing-masing.
Mustofa juga menjelaskan jika ada serangan dari kubu lain, akan dilakukan aksi cepat tanggap. Pihak medsos akan segera menghubungi Direktorat Media dan Komunikasi untuk merumuskan jawaban atas isu tersebut.
"Tugas-tugas lawan biasanya kan menghancurkan, memfitnah. Ya kita balas itu saja, mengabarkan dan mengibarkan visi-misi kita, kemudian mengobarkan semangat netizen Pak Prabowo," ucap dia.
Mustofa membantah pihaknya menggunakan pasukan siber seperti bot dan peretas yang biayanya ada di kisaran Rp45-50 miliar. Ia mengklaim tim Prabowo-Sandi tak punya dana membiayai hal seperti itu.
"Kami tidak punya biaya untuk itu karena mahal biayanya. Memelihara bot, memelihara aplikasi penyerangan pakai hacker itu mahal biayanya," tambah Mustofa.
Sebelumnya, GDILab (Generasi Digital Indonesia Lab) merilis kajian kampanye di media sosial sepanjang 2018. Mereka menyimpulkan pendukung paslon Prabowo-Sandi di media sosial adalah pasukan siber karena memenuhi karakteristik bot dan akun palsu.
"Dapat diindikasikan perilaku di kluster paslon Prabowo-Sandi terindikasi cyber troops, sementara kluster pendukung paslon Jokowi-Ma'ruf terindikasi dukungan individu," Chief Business dan co-founder GDILab Jeffry Dinomo alias Uje dalam ForuMedsoSehat, di Jakarta, Minggu (16/12).
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel