Jumat, 28 Agustus 2026 WIB
Politik Gonderuwo

Hendro T Subiyantoro, mantan pengurus GP Ansor Jawa Timur:Habib Rizieq Shihab (HRS) tengah berhadapan dengan politik genderuwo

- Sabtu, 10 November 2018 10:13 WIB
1.607 view
Hendro T Subiyantoro, mantan pengurus GP Ansor Jawa Timur:Habib Rizieq Shihab (HRS) tengah berhadapan dengan politik genderuwo

SURABAYA-Baru saja Presiden Jokowi melempar istilah baru 'politik genderuwo', kerjanya menakut-nakuti orang. Kini, Habib Rizieq Shihab (HRS) diyakini tengah berhadapan dengan 'politik genderuwo', kerjanya membungkam lawan politik.

"Kriminalisasi ulama itu, politik genderuwo. Begitu juga menakut-nakuti ulama agar tidak mengkritik penguasa, itu juga genderuwo. Memecah belah umat Islam, menakut-nakutinya dengan isu perang saudara, juga politik genderuwo. Hari ini, Habib Rizieq sedang berhadapan dengan politik genderuwo," demikian disampaikan Hendro T Subiyantoro, mantan pengurus GP Ansor Jawa Timur, Sabtu (10/11/2018).

Baca Juga:

Menurut Hendro, rakyat sekarang tidak mudah ditakut-takuti. Bangsa ini sudah tahu mana pemimpin sejati. "Problem ekonomi yang akut, mahalnya harga barang, maraknya barang impor, sulitnya lapangan kerja, habisnya subsidi untuk wong cilik, semua itu menjadi pemacu samangat ganti presiden. Rakyat tak mungkin mau 'jatuh dua kali' dalam lubang yang sama," jelasnya.

Masih menurut Hendro, semakin ditekan, rakyat semakin bersemangat ganti presiden. "Musuh pemerintah sekarang ini bukan orang lain, melainkan janjinya sendiri. Katanya tidak menaikkan BBM, nyatanya malah melejit. Katanya buka lapangan kerja, nyatanya tenaga kerja asing yang membludak. Katanya mengembalikan set yang dikuasai asing, nyatanya justru menjual asset. Katanya mengurangi utang pemerintah, nyatanya menumpuk utang. Ini musuh sejati pemerintah sekarang," jelasnya.

Baca Juga:


Hendro juga menyebut simpang siur pemerintah soal beleid mobil Esemka, rakyat sudah merasa dibujuki. Terbaru soal jaminan terhadap HRS, juga kontroversi. Kiai Ma'ruf bilang atas jaminan Konjen RI, sementara Kemlu bilang tidak. "Kok sangat karut marut, menakutkan, inilah politik genderuwo," katanya.



Duta.co

SHARE:
beritaTerkait
Wabup Yuliantini Tegaskan Komitmen Bersama Perkuat Langkah Percepatan Penurunan Stunting
Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama
Setelah Sita Uang Rp1,5 M, KPK Susun Strategi Ungkap Kasus 'Sunat' Upah Pungut di Kabupaten Bogor
Kapolda riau konfrensi pers tindak Pidana lingkungan hidup penggerusakan 133 ha hutan mangrove di kab. Rohil
Perkuat pelayanan ASN, Wakil Bupati Inhil terima kunjungan PT Taspen Pekanbaru
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru