Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

Laporkan Harta Kekayaan ke KPK, Sandiaga Uno Beri Klarifikasi soal Mahar Politik Rp 500 M

- Selasa, 14 Agustus 2018 20:47 WIB
379 view
Laporkan Harta Kekayaan ke KPK, Sandiaga Uno Beri Klarifikasi soal Mahar Politik Rp 500 M
Tribunwow.com

Pesisirnews.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno datangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Selasa, (14/8/2018), untuk menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.comSelasa, (14/8/2018), Sandiaga Uno tak sendiri, ia ditemani oleh Mantan Menteri ESDM Sudirman Said.

"Saya diantar sahabat saya Pak Sudirman akan melaporkan LHKPN dalam rangkaian pencalonan sebagai wakil presiden," ujar Sandiaga saat baru tiba di Gedung KPK.

Baca Juga:

Sandiaga mengaku rutin melaporkan harta kekayaannya kepada KPK, yakni per tiga bulan, sebelumnya, Sandi melaporkan pada Oktober 2017, saat mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.

Dalam kunjungannya ke KPK, Sandiaga juga mengklarifikasi kepada Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Cahya Hardianto Harefa, mengenai isu mahar dirinya ke PAN dan PKS yang beredar di masyarakat.

Baca Juga:

"Tadi ada pernyataan yang tadi saya sampaikan ke Pak Cahya bahwa saya membantah dan saya menggaris bawahi bahwa tidak benar yang jadi ungkapan di masyarakat selama ini," ujar Sandiaga di Gedung KPK Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyebut adanya politik transaksional yang melibatkan Sandiaga, Gerindra, PAN, dan PKS.

Dalam akun Twitternya, Andi Arief menyebut Sandiaga memberikan Rp 500 miliar masing-masing untuk PKS dan PAN, agar mau mencalonkan dirinya sebagai cawapres bagi Prabowo Subianto.

Namun, hal itu mendapat bantahan baik dari PAN, PKS, maupun Partai Gerindra.


Sumber Tribunwow.com 

SHARE:
beritaTerkait
Wabup Yuliantini Tegaskan Komitmen Bersama Perkuat Langkah Percepatan Penurunan Stunting
Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama
Setelah Sita Uang Rp1,5 M, KPK Susun Strategi Ungkap Kasus 'Sunat' Upah Pungut di Kabupaten Bogor
Kapolda riau konfrensi pers tindak Pidana lingkungan hidup penggerusakan 133 ha hutan mangrove di kab. Rohil
Perkuat pelayanan ASN, Wakil Bupati Inhil terima kunjungan PT Taspen Pekanbaru
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru