Jumat, 28 Agustus 2026 WIB
Berkunjung ke posko tim pemenangan.

HM Wardan:saya harapkan ada rasa kekompakan dan kebersamaan dengan satu tujuan.

Haikal - Jumat, 16 Maret 2018 18:56 WIB
266 view
HM Wardan:saya harapkan ada rasa kekompakan dan kebersamaan dengan satu tujuan.
HM Wardan poto bersama di depan posko pemengan.
Tembilahan, Pesisirnews.com - HM Wardan Inginkan para relawan yang tergabung dalam tim pemenangannya dapat memahami visi-misi pencalonannya dirinya dalam Pilkada 2018. 

"Memahami terhadap visi-misi saya, kemudian mengerti juga terhadap incamben apa yang telah saya lakukan selama 4 tahun berjalan, memasuki tahun kelima tentu sudah banyak juga karya-karya yang sudah saya lakukan," Ujar Wardan saat berkunjung ke Posko Tim Pemenangan di Jalan Telaga Biru, Tembilahan, Jumat (16/3/2018). 

Dengan demikian diungkapkannya, sehingga tim pemenangannya mampu mensosialisasikan Visi-Misi nya ke masyarakat. 

Dijelaskan Wardan yang diusung partai Golkar, Demokrat dan PAN,Visi-Misi tersebut yakin melanjutkan dan menyempurnakan program pembangunan yang sudah ada dalam priode pertama kepemimpinannya.

"Seperti menyempurnakan terhadap apa yang belum tercapai di priode pertama dan akan saya maksimalkan di priode ke dua ini," katanya. 

Dirincikannya, program kedepan akan lebih tajam dan tepat sasaran sesuai keinginan dan harapan masyarakat yang dihimpunnya saat berdialog dengan masyarakat. 

"Selama kita mengadakan kampanye berdialog bersama masyarakat dan itu juga sebagai salah satu bahan yang kita rekapitulasi dari harapan masyarakat yang akan kita wujudkan," pungkasnya.(zamri)

SHARE:
beritaTerkait
Tinjau Karhutla Parit 18, Plh Bupati Inhil Sebut 72 Hotspot Terdeteksi di Delapan Kecamatan
Wabup Inhil Sambut Tim Mabes TNI, Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla
Wabup imhil Yuliantini Dampingi Sejumlah Balita Stunting  Pemainan Edukatif
Wabup Yuliantini Tegaskan Komitmen Bersama Perkuat Langkah Percepatan Penurunan Stunting
Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama
Setelah Sita Uang Rp1,5 M, KPK Susun Strategi Ungkap Kasus 'Sunat' Upah Pungut di Kabupaten Bogor
komentar
beritaTerbaru