Senin, 02 November 2026 WIB

Waspada !, Sudah 10 Orang Korban Digigit Anjing Gila di Kampar

Haikal - Senin, 25 Mei 2020 19:14 WIB
3.753 view
Waspada !, Sudah 10 Orang Korban Digigit Anjing Gila di Kampar
Anjing Liar Menyerang Warga (foto ilustrasi tribunnews.com) 
BANGKINANG,PESISIRNEWS.COM - Dilaman Facebooksnya Yetty Yusma ditulis, Waspada untuk wilayah Kecamatan Kampar. Ada anjing gila yang masih belum ditemukan hingga sekarang. Sudah 10 orang korban termasuk Mamaku yang digigit tadi subuh saat ke mesjid salat subuh. Sabtu (23/5/2020).


Dilansir dari Riaupos.co ,Saat dikonfirmasi media, Ahad (24/5/2020) Yetty memastikan informasi di statusnya tersebut benar. Orang tuanya, yang tinggal di Air Tiris, Kecamatan Kampar, memang menjadi salah satu korban gigitan anjing gila tersebut.


Kejadian gigitan anjing gila ini juga dibenarkan saudari Yetty, Silvia, yang menyebutkan pada hari itu anjing tersebut belum kunjung tertangkap. Berdasarkan keterangan beberapa warga yang mengenal korban yang terkena gigitan, anjing gila ini kemungkinan satu ekor. Demikian juga disebutkan Silvia.


''Dengar-dengar belum (tertangkap, red), kalau ditanya sama korban, semuanya bilang anjingnya kuning dan agak kurus. Jadi kemungkinan memang satu ekor anjingnya,'' sebut Silvia yang sehari-hari berprofesi sebagai guru ini.


Berdasarkan penulusuran awak media, wilayah pertama-tama yang memberikan informasi terkait serangan anjing gila menjelang Idulfitri adalah wilayah Rumbio. Disana dikatakan muncul laporan pertama ada korban gigitan. Korban dilaporkan tiba-tiba diserang anjing gila tersebut ketika selesai sahur menjelang azan subuh. Namun tidak jelas pada hari apa serangan pertama terjadi.


Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dedi Sambudi ketika dikonformasi Senin (25/5) membenarkan adanya laporan serangan anjing gila di Kecamatan Kampar. Menurut Budi, sejauh ini yang melapor ada 10 korban gigitan yang semuanya berada di Kecamatan Kampar.

“Benar Kami menerima laporan dari Puskesmas setempat, ada 10 korban gigitan anjing dan sudah diberi vaksin semua. Anjing itu sudah ditangkap dan dikuburkan,'' sebut Dedi.

Pemburuan anjing itu sendiri dilakukan untuk menanggulangi resiko serangan lebih lanjut. Menurut Budi, dikhawatirkan gigitan anjing itu mengandung rabies. Pemusnahan anjing gila itu sendiri menurut Budi sudah dilaporkan di Dinas Peternakan Kabupaten Kampar. Dari beberapa foto yang beredar, lokasi tanah dan rumput tempat anjing gila itu mati juga disterilkan dengan cara dibakar.(P)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kapolda Riau Warning Keras Anggota: Terlibat Narkoba Tak Ada Ampun, Pengguna hingga Pengedar Ditindak Tegas
Lindungi Generasi Muda dari Narkoba, Wakapolda Riau Hadiri Deklarasi Rupat Utara Bersinar
Polda Riau Musnahkan 100,55 Kg Narkotika, 467 Ribu Jiwa Diperkirakan Terselamatkan
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru