Sabtu, 15 Agustus 2026 WIB

Wahhh.... Satu Orang Ketahuan Selingkuh, 120 Karyawan Diusir Warga, Ini Kronologisnya

- Selasa, 05 September 2017 23:17 WIB
782 view
Wahhh.... Satu Orang Ketahuan Selingkuh, 120 Karyawan Diusir Warga, Ini Kronologisnya
Ilustrasi/Internet

Pesisirnews.com - Peristiwa perselingkuhan menghebohkan warga Dukuh Gadangan, Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Batang, Jateng, Sabtu (2/9).

Dilansir dari jpnn.com, Selasa (5/9), kasus perselingkuhan itu melibatkan Wah yang menjabat di Bagian HRD di PT Murinda, dengan Duw (22) warga Dukuh Gadangan Rt 03 Rw 05 Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman.

Diketahui, kejadian itu bermula saat Roipah, warga Dukuh Gadangan Rt 06 Rw 05 Desa Ujungnegoro, mendatangi rumahnya yang dikontrak untuk dijadikan mess para karyawan PT Murinda.

Baca Juga:

Saat memasuki rumahnya, Roipah mengaku memergoki Wah sedang berduaan di dalam kamar dengan Duw.

Padahal Duw merupakan seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya membantu di mess karyawan PT Murinda tersebut.

Baca Juga:

Melihat kejadian tersebut, Roipah langsung mengajak pulang Duw. Sesampainya di rumah, Duw bercerita, bahwa sewaktu dia lagi membersihkan mess PT Murinda tersebut, yakni mengepel lantai kamar, tiba-tiba Wah masuk dan langsung mengunci kamar.

 

Tanpa sengaja cerita tersebut di dengar oleh Amat Jupri, kakak Roipah. Tidak menunggu lama, Amat Jupri langsung mencari keberadaan Wah untuk mengklarifikasi adanya kejadian tersebut

Ternyata Wah sudah pergi dari mess dengan mengendarai sepeda motor. Namun tanpa pikir panjang, warga langsung mengusir sekitar 120 orang karyawan PT Murinda yang menempati rumah kontrakan milik Roipah maupun warga lainnya.

Amarah warga memuncak. Kendaraan operasional milik PT Murinda yang sehari-hari digunakan oleh Wah menjadi sasaran kemarahan warga. Akibatnya, ban mobil dikempesi, dan sebagian body kendaraan penyok.

Dampak dari kejadian tersebut, aktivitas dan pengiriman material ke PT Murinda untuk proyek PLTU Batang sementara dihentikan.

Warga juga menuntut, sebelum Wah mengklarifikasi permasalahan tersebut, aktivitas pekerjaan PT Murinda di PLTU Batang untuk sementara dihentikan.

Sedangkan nasib para karyawan PT Murinda yang diusir warga, saat ini sedang dicarikan tempat oleh manajemen PT Murinda.

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
komentar
beritaTerbaru