Tim KKP Evakuasi Diduga Bangkai Paus di Perairan Sungai Bahale Mandah
MANDAH, INDRAGIRI HILIR Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama unsur pemerintah, TNI dan Polri melakukan evakuasi terhadap
Peristiwa
JAKARTA (Pesisirnews.com) - Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri mengaku bingung dengan fenomena yang terjadi di masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam beberapa waktu terakhir.
Pasalnya, kata Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, sekarang ini ibu-ibu berbondong-bondong belanja ke pasar untuk membeli baju baru imbas pelonggaran PPKM.
Padahal, sebelumnya terjadi fenomena antrean ibu-ibu untuk membeli minyak goreng akibat kelangkaan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
"Saya lihat di pasar-pasar sekarang akibat sudah dilepaskannya PPKM, ibu-ibu berbondong-bondong beli baju baru dan sebagainya," kata Megawati di acara Kick Off Pembentukan BRIDA yang ditayangkan secara virtual, Rabu (20/4) seperti dilansir dari KOMPAS.TV, Kamis (21/4)
"Padahal, di sisi lain bingung, mereka antre minyak goreng."
Baca Juga:
Menurut Megawati, fenomena ibu-ibu ini perlu diteliti lebih lanjut untuk mengetahui kondisi perekonomian Indonesia yang sebenarnya.
Karena itu, Megawati menilai peran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menjadi penting untuk memotret fenomena-fenomena sejenis yang terjadi di daerah.
Dengan demikian, Megawati berharap setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah atau pemda menjadi lebih terukur.
"Ini harus diriset, mengapa? Apakah benar kita jatuh ke arah depresi?" ujar Megawati.
[br]
Megawati mengaku pernah dimintai pandangannya ketika terjadi pandemi oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait hal tersebut.
Megawati melanjutkan, saat itu dirinya langsung meyakinkan kepada Jokowi bahwa Indonesia pasti mampu bangkit.
Hal itu berkaca pada pengalamannya saat menjabat sebagai presiden pada tahun 2001-2004 dan dihadapkan pada kondisi krisis moneter.
"Saya bilang jangan takut, saya sudah menghadapi krisis global keuangan, dan kita Indonesia survive," ujarnya.
Namun sebelum berbicara mengenai ekonomi, Megawati mengaku mengatakan kepada Presiden Jokowi untuk menyelamatkan kondisi kesehatan terlebih dahulu.
Caranya, dengan menyelesaikan permasalahan pandemi Covid-19, meski dengan risiko dan kondisi perekonomian yang menurun.
"Tangani pandeminya, pasti kita akan keluar, buktinya sampai sekarang kita survive," ujar Megawati.
"Tentu dalam kenyataannya ekonomi mengalami penurunan, tetapi tidak kocar-kacir, kita masih bisa hidup,†ujarnya. (PNC)
MANDAH, INDRAGIRI HILIR Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama unsur pemerintah, TNI dan Polri melakukan evakuasi terhadap
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR Warga Desa Pasengrahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang l
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkunga
Artikel
Tembilahan Pengembangan komoditas kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diarahkan tidak berhenti pada sektor perkebunan, tetapi ju
Artikel
INDRAGIRI HILIR Warga bersama personel Polsek Mandah dan Koramil 08 Mandah menemukan seekor hewan mamalia laut yang diduga merupakan ban
Artikel
Tembilahan, (22/9/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti Penilaian Interviu Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Tahu
Artikel
BANJAR XII Ribuan warga Kabupaten Rokan Hilir berkumpul di halaman Mapolres Rokan Hilir, Selasa (22/9/2026), untuk mengikuti Tabligh Akb
Islam
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Sebanyak 70 orang kontingen asal Indragiri Hilir (Inhil), akan berkompetisi di Pekan Olahraga, Seni dan Pembel
Olah Raga
Tembilahan Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan jajaran Kejaksaan terus diperkuat. Hal tersebut mengemuka saa
Artikel
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) terus
Artikel