Senin, 15 Juni 2026 WIB

Kesal Korban Minta Dinikahi,Oknum TNI Bunuh Ibu Guru

- Sabtu, 17 April 2021 02:42 WIB
1.557 view
Kesal Korban Minta Dinikahi,Oknum TNI Bunuh Ibu Guru
Situasi rumah duka saat sebelum pemakaman RR (32) yang beralamat di Perum, Batu Ampar Permai kemarin, Rabu (14/4/2021).

PESISIRNEWS.COM- Kesal terus menerus ditanya kapan mau menikahi, seorang oknum TNI berpangkat Prajurit Kepala (Praka) berinisial MAM membunuh seorang wanita berinisial RR (30), pada Senin (1/3/2021) lalu.
Jasad korban baru-baru ini ditemukan di kawasan Jalan Transad, Balikpapan Timur, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (13/4/2021).
Praka MAM bahkan sempat bersandiwara di depan keluarga korban setelah korban tewas.
Dikutip TribunWow.com dari TribunKaltim.co, hal itu diungkapkan oleh Kuswanto selaku ayah korban.[adsense]
Berdasarkan pengakuan Kuswanto, Praka MAM sempat ikut membantu keluarga korban mencari keberadaan RR.
Praka MAM berpura-pura tidak mengetahui keberadan RR padahal dirinya lah yang membunuh korban.
"Pertama dia sudah bohong, dia pura-pura ikut mencari seolah-olah tidak tahu," tegas Kuswanto, Kamis (15/4/2021).[br]
"Terus dia sudah melakukan pembunuhan berencana. Lalu dia membunuh dengan cara begitu, saya jelas nggak terima."
Kuswanto kini ingin Praka MAM diberikan hukuman mati.
"Dari saya selaku keluarga, harapan saya dia (tersangka) dituntut hukuman mati," ungkapnya.
Korban Minta Dinikahi
Kesehariannya, RR diketahui merupakan seorang guru honorer di SDN 008 Balikpapan Tengah.
Kasus ini kini tengah ditangani oleh Pomdam VI Mulawarman.[adsense]
Praka MAM sendiri kini sudah ditahan.
"Terhadap diduga pelaku sudah dilakukan pemeriksaan intensif dan resmi ditahan karena merupakan orang terakhir yang mengantarkan korban," ujar Kapendam VI Mulawarman, Letkol Inf Muhammad Taufik Hanif, Rabu (14/4/2021).
Dalam proses pemeriksaan, pelaku yakni Praka MAM juga mengakui perbuatannya telah menghabisi nyawa RR.[br]
Praka MAM mengaku dirinya kerap ditanya oleh korban kapan mau menikahi korban.
Pertanyaan yang terus-menerus itu membuat Praka MAM kesal sehingga memutuskan untuk menghabisi nyawa korban.
"Pelaku dan korban kenalan di sosial media (Facebook) sejak 2019.
Statusnya pacaran, namun pelaku kesal karena ditanya kapan menikahi dirinya terus. Intinya modus asmara," jelas Kapendam VI Mulawarman.
Sebelum korban ditemukan, pihak keluarga telah menyebar berita kehilangan RR.[adsense]
Jasad RR kini telah ditemukan namun sudah dalam bentuk tulang.[adsense]
"Sudah satu bulan kejadiannya jadi sisa tulang-tulang aja. Tapi sudah ditemukan semua tulangnya," ujar Kapendam VI Mulawarman.
Kapendam VI Mulawarman memastikan akan mengusut kasus Praka MAM secara hukum hingga tuntas.
"Diproses KUHP dan hukum yang berlaku," tutupnya.


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Dukung Kafilah pada Malam Pembukaan MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau
Desa Unik Di Provinsi Riau Masuk 75 Besar ADWI( Anugerah Desa Wisata Indonesia) 2023.
Wabup Bengkalis Bagus Santoso Mendapatkan Penghargaan Pejabat Peduli Pelaku Kuliner
Presiden Jokowi Tinjau Posko BIN dan Berikan Bingkisan ke Anak-anak Pengungsi Gempa Cianjur
BIN Jawa Barat Adakan Kegiatan Trauma Healing kepada Anak-anak Terdampak Gempa Cianjur
Dalam Sepekan Polres Bengkalis Berhasil Bekuk PNS hingga Pelajar yang Terlibat Narkoba
komentar
beritaTerbaru