MEDAN, Pesisirnews.com - Seorang pemilik kucing , Sonia Rizki, berhasil membongkar sebuah rumah yang dijadikan tempat jagal kucing di Jalan Tangguk Bongkar 7, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut).
Penemuan yang menghebohkan itu viral setelah videonya beredar di media sosial. Tak pelak warga Medan geger dengan keberadan rumah jagal kucing tersebut.
Yang lebih mengerikan, di lokasi ini ditemukan beberapa kucing dalam kondisi sudah dimutilasi dan diduga dagingnya untuk dijual.
Baca Juga:
Kasus ini berawal dari pengalaman salah satu pemilik kucing, Sonia Rizki. Dia kehilangan Tayo, kucing peliharaan jenis bigbone. Setelah pencarian selama tiga hari, dia bertemu anak-anak yang melihat ada orang memasukkan kucing ke karung goni.
Sonia kemudian meminta anak-anak itu menunjukkan rumah orang tersebut. Begitu sampai di rumah jagal, dia menemukan plastik berisi potongan tubuh kucing yang telah dimutilasi diduga hendak diperjualbelikan.
Baca Juga:
[br]
Saat meminta kejelasan, orang di rumah tersebut mengelak dengan berdalih jika hanya menjagal anjing.
"Masa mereka tidak bisa membedakan anjing dan kucing. Itu jelas-jelas kucing yang saya lihat," katanya.
Petugas yang datang setelah mendapat laporan warga menemukan tumpukan karung goni. Setelah dicek, ternyata benar berisi organ serta bagian tubuh kucing, termasuk beberapa kepala kucing yang sudah dipotong.
Warga setempat juga mengatakan, hasil pemotongan hewan kucing ini dagingnya dijual ke lapo tuak. Dagingnya dikonsumsi saat minum tuak atau disebut tambul. Harga daging kucing ini disebut mencapai Rp 70.000 per kilogram.
Kasus ini sudah ditangani polisi. Petugas yang memeriksa juga telah membawa barang bukti satu goni berisi potongan tubuh kucing yang sudah tidak utuh. Saat pemeriksaan, pemilik rumah tak ada di lokasi.
Sumber: (sumut.inews.id)