Rabu, 27 Mei 2026 WIB

Tetap tenang Tidak Panik Tapi Tetap Waspada: Pesan Walikota Banjar

Haikal - Kamis, 19 Maret 2020 00:02 WIB
632 view
Tetap tenang Tidak Panik Tapi Tetap Waspada: Pesan Walikota Banjar
Banjar, Berbagai upaya terus dilaksanakan oleh pemerintah Kota Banjar dalam melawan penyebaran Covid-19 atau virus Corona.
Sosialisasi kepada masyarakat gencar dilakukan, dan salah satunya melalui media Radio dengan mengadakan Talkshow di salah satu Radio Siaran Swasta di Kota Banjar.

Walikota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih didampingi Asda 1 H Tommy Subagja yang sekaligus sebagai Juru bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kota Banjar dan dr Agus Budiana dari Dinas Kesehatan Kota Banjar menyampaikan, agar masyarakat tetap tenang, tidak panik tapi tetap waspada.

" Untuk antisipasi wabah virus corona ini, kami telah membentuk Crisis Center. Tapi sesuai keputusan Presiden, kita harus membentuk gugus tugas pencegahan Covid-19 dan membuat SK nya serta membuat empat surat edaran untuk masyarakat atau umum, ASN, Perusahaan dan tempat keramaian atau sarana hiburan, "'jelas Ade Uu di acara Talkshow On air di Radio RCA FM Kota Banjar Selasa ( 17/3/2020 ).

Pemerintah berharap ada pengendalian secara mandiri agar virus corona ini tidak menyebar, di mana masyarakat bisa faham dalam pencegahan covid-19.
Kewaspadaan menjadi sangat penting baik secara mandiri pribadi masing-masing masyarakat atau pemerintah sendiri.


Walikota Banjarpun menekankan agar masyarakat bisa lebih mentaati seluruh aturan yang sedang diberlakukan.
Misalnya dengan diberlakukan belajar di rumah masing-masing, bukan berarti anak libur dan main secara bebas.
" Saya berharap, dengan diberlakukannya pembelajaran di rumah, orangtua bisa lebih mengawasi anak-anaknya selama kegiatan ini berjalan, " ujarnya.
Ini menyikapi terjaringnya puluhan pelajar oleh Petugas Satpol PP yang mengadakan razia ke Warnet-warnet, dan mendapati pelajar yang sedang main game online disaat seharusnya mereka berada di rumah dalam menjalani kegiatan belajar di rumah selama 14 hari.

Dalam kesempatan yang sama, Juru bicara Pusat informasi dan koordinasi Covid-19 H Tommy Subagja menyampaikan, ada sekitar 59 Orang Dalam Pantauan (ODP), setelah 14 hari tinggal 3 ODP.
" Dari 59 orang yang kami pantau, setelah 14 hari masa pemantauan tinggal 3 Orang Dalam Pantauan.Dan kedepannya diharapkan tidak terindikasi corona.
Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan di Kota Banjar saat ini ada 2 PDP. Satu asal Banjar dan satu lagi dari luar Banjar.Yang saat ini sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Banjar, dengan gejala-gejala yang mengarah terkena virus corona tapi belum pasti terkena covid-19, karena masih menjalani pemeriksaan Lab," ujar Tommy Subagja.

Ditambahkan Tommy, bagi masyarakat yang merasakan gejala-gejala yang mengarah ke corona bisa menghubungi Pusat Informasi Dan Koordinasi Covid-19 di Kantor Setda Banjar atau menghubungi Call center 0852233344119 atau 082120370313.(Nier/Lies).

SHARE:
beritaTerkait
Perkuat Penegakan Hukum dan Penertiban Aset Daerah, Bupati Herman Gandeng Kejari Inhil
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkoba di Kempas, Sita 129 Butir Ekstasi dan 12,18 Gram Sabu
Polsek Keritang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Pasar Kembang
Camat Mandah dan LAMR Kecamatan Mandah Tegaskan Larangan Aktivitas Maksiat dan LGBT di Kawasan Wisata Pantai Solop
Polsek Keritang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Pengedar Shabu dengan Barang Bukti 8,9 Gram
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Dua Tersangka Diamankan dengan Barang Bukti Shabu dan Ekstasi
komentar
beritaTerbaru