Jumat, 24 Juli 2026 WIB

Tangis Keluarga Pecah Diberitahu Agus Tewas Oleh Kriminal Bersenjata di Kabupaten Nduga,Papua

Haikal - Jumat, 07 Desember 2018 01:48 WIB
493 view
Tangis Keluarga Pecah Diberitahu Agus Tewas Oleh Kriminal Bersenjata di Kabupaten Nduga,Papua
Pasukan Brimob dari Timika tiba di Wamena, Selasa (4/12/2018). Pasca penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Di
PESISIRNEWS.COM-Isak tangis kerabat Hasnawati Daeng Lenteng pecah saat kepolisian menyampaikan kondisi putranya,Muhammad Agus (25), Kamis (6/12/2018).

Agus diketahui merupakan karyawan PT Istaka Karya asal kampung Botong Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, yang menjadi korban tewas penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga .

Kabar tragis itu disampaikan langsung Kepala Polres Gowa Ajun Komisaris Besar Shinto Silitonga di rumah orang tua Agus. Menurut Shinto, hasil koordinasi dengan kepolisian Timika, mengkonfirmasi warga Gowa merupakan salah satu korban yang tewas tertembak.


Baca Juga:

"Kami terus melakukan koordinasi dengan Kabag Operasi Polres Timika. Mereka mengkonfirmasi Agus yang merupakan warga Gowa merupakan salah satu korban meninggal dalam aksi Kelompok bersenjata di Papua," kata Shinto saat mengunjungi rumah duka, di Bungaya.

Kunjungannya ke rumah duka sebagai bentuk duka cita sekaligus untuk memberi dukungan moril bagi kerabat yang ditinggalkan. Shinto juga memberi kontak kepolisian di Timika, untuk memudahkan orang tua Agus mengakses informasi terbaru rencana pemulangan jenazah.

Baca Juga:

Meski demikian, Shinto mengaku belum memperoleh kabar pasti terkait jadwal pemulangan jenazah ke Sulsel. Proses evakuasi jenazah Agus dan korban lainnya dari Wamena ke Timika akan dilanjutkan besok dikarenakan terkendala cuaca.

"Kalau sudah ada jadwal, pihak kami dari Polres Gowa akan melakukan penjemputan di Bandara Sultan Hasanuddin bersama orangtuanya," terang Shinto saat dikonfirmasi.

Sementara Hasnawati tak dapat menahan kesedihan saat mengetahui kepastian kondisi anaknya yang merantau di tanah Papua. Ia mengaku terakhir berkomunikasi dengan Agus pada akhir November lalu.


Terlepas dari itu, Hasnawati berharap pemerintah dan aparat keamanan segera memulangkan jenazah putranya agar dapat dimakamkan di kampung halaman.

Sumber
: suara.com
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Welcome and Farewell Parade, AKBP Donny Eko Listianto Resmi Sambut Tongkat Komando Polres Indragiri Hilir
Jaga Marwah Keamanan Negeri, TNI-Polri Sabak Auh Satukan Langkah Lewat Silaturahmi Kamtibmas
Perkuat Sinergitas, TNI, Polri, dan Kejaksaan Indragiri Hilir Gelar Silaturahmi di Kejari Tembilahan
Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Tujuh Jembatan Hadir di Inhil Perkuat Akses Masyarakat
Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Tujuh Jembatan Hadir di Inhil Perkuat Akses Masyarakat
Polres Indragiri Hilir Gelar Anjangsana ke Kediaman Purnawirawan Polri dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
komentar
beritaTerbaru