Senin, 17 Agustus 2026 WIB

Serang Polsek Penjaringan dan Lukai Polisi, Pelaku Diduga Depresi

- Jumat, 09 November 2018 14:28 WIB
228 view
Serang Polsek Penjaringan dan Lukai Polisi, Pelaku Diduga Depresi
Sindonews.com
Pesisirnews.com - Seorang pemuda bernama Rohandi (31) nekat menyerang Polsek Penjaringan, Jalan Pluit Selatan Raya, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Berbekal golok dan pisau babi, Rohandi menyerang Bripka Sihite dengan membabi buta di Mapolsek Penjaringan dini hari tadi.

Kejadian itu membuat Bripka Sihite terluka. Tangannya tersayat hingga membuat dirinya harus menjalani perawatan medis. Aksi nekat Rohandi harus pupus usai petugas memberikan tindakan terukur ke tangannya.

Serang Polsek Penjaringan dan Lukai Polisi, Pelaku Diduga Depresi
Polisi tengah mengintrogasi penyerang Polsek Penjaringan. Foto/Yan Yusuf/KORAN SINDO

"Ia langsung menyerah dan melepaskan parangnya," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustakim ketika dikonfirmasi, Jumat (9/11/2018).


Serang Polsek Penjaringan dan Lukai Polisi, Pelaku Diduga Depresi

Mustakim melanjutkan, kejadian ini bermula ketika Rohandi datang menggunakan sepeda motor Honda Revo ke Mapolsek Penjaringan dini hari. Ketika menaruh sepeda motor di luar polsek, Rohandi kemudian langsung menyerang Bripka Sihite yang tengah berjaga di luar dan menyerangnya menggunakan parang.

Tidak sampai di situ, Rohandi pun mengejar Bripka Sihite yang mencari bantuan rekannya ke dalam mapolsek. Rohadi masih menyerang Sihite hingga melempar pisau babinya. 

Puasnya menyerang Sihite, Rohandi kemudian kembali menyerang dua anggota Aipda Dedi Raharjo dan Aipda Giyarto yang kala itu berada di ruang penyidikan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Bahkan, Rohadi memecahkan kaca ruangan penyidik.

"Dia masih berteriak sebelum kami melumpuhkan dengan tembakan di lengan kirinya," kata Mustakim.

Hingga kini polisi sendiri sudah mengamankan Rohandi. Kakanya pun sudah menjenguknya dan bertemu dengannya.

"Kata keluarganya ia kena depresi," ucap Mustakim sembari mengatakan pelaku telah dipecat perusahaannya dan kini mengidap beberapa penyakit.

Meski demikian, Mustakim menegaskan, pelaku bukanlah kelompok teroris. Pembuktian itu dilakukan dengan menggeledah rumahnya. "Tidak ditemukan adanya tanda-tanda simpatisan," ujar Mustakim.

Sumber Sindonews.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
komentar
beritaTerbaru