Minggu, 16 Agustus 2026 WIB

Sri Wahyuni bakar diri diduga takut pernah sebar video hoaks kecelakaan Lion Air

Haikal - Kamis, 08 November 2018 17:46 WIB
1.779 view
Sri Wahyuni bakar diri diduga takut pernah sebar video hoaks kecelakaan Lion Air
Ilustrasi mayat. ?2014 Merdeka.com
Pesisirnews.com - Sri Wahyuni (49), membakar rumah kontrakannya di Jalan Sukma, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (6/11) kemarin. Aksi itu diduga nekat membakar diri lantaran takut pernah menyebar video hoaks soal kecelakaan Lion Air.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Kota Tangsel, Imbar Umar Gazali, pihak RSUD Tangerang Selatan sempat menangani pelaku bakar diri tersebut. Pelaku mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuh sebelum di rujuk ke RS Fatmawati.

Dalam keterangan medis yang didapat dari suami pelaku, Dedi Yuhandi, Sri berniat mengakhiri hidupnya dengan menenggak obat anti asma dicampur minuman bersoda. Selanjutnya, korban membakar diri dengan mengguyurkan minyak tanah ke tubuhnya.

Keterangan suaminya seperti itu, jadi memang pelaku bunuh diri dengan menggunakan minyak tanah yang disulut korek api gas," kata Imbar, di RSUD Tangsel, Kamis (8/11).

Baca Juga:

Dari catatan keterangan suami Sri, lanjut Imbar, diduga penyebabnya adalah peringatan sang suami terhadap istrinya, yang telah berhasil membuat viral video kecelakaan pesawat Lion Air.

"Korban sempat ditegur oleh suaminya karena menyebarkan video kecelakaan Lion Air waktu itu. Kata suaminya itu viral. Engga tahu bunuh dirinya itu, karena itu atau apa, tapi catatan pengakuan suaminya itu seperti itu," kata Imbar.

Baca Juga:

Berdasarkan cerita Dedi Yuhandi, Sri kepergok menviralkan video kecelakaan Lion Air yang kemudian viral di media sosial dan jaringan pesan berantai WhatssApp. Kemudian diketahui video yang disebar itu sebagai berita bohong alias hoaks oleh kepolisian.

Imbar bilang, suami korban pun memarahi Sri karena khawatir kelakuan istrinya dapat terdeteksi oleh polisi sehingga dituding sebagai penyebar hoaks. "Video yang kamu sebar viral. Nanti bisa ditangk polisi," bilangnya menirukan ucapan Dedi.

Imbar mengatakan, wanita kelahiran Lamongan, Jawa Timur, itu mengalami luka bakar hingga 80 persen atau grade 3. Karena tidak memiliki ruang isolasi khsusus, RSUD Tangsel akhirnya merujuk Sri ke RS Fatmawati.

"Luka bakar yang dia alami cukup dalam, Sri mengalami luka bakar pada bagian wajah ke dada, tangan kiri kanan sampai paha ke bawah, punggung sampai dengan pantat," kata Imbar.


Merdeka.com



SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
komentar
beritaTerbaru