Minggu, 16 Agustus 2026 WIB

Warga Bertahan di Tenda Darurat, Dalam 3 hari Sulbar diguncang 67 gempa

Haikal - Rabu, 07 November 2018 09:30 WIB
156 view
Warga Bertahan di Tenda Darurat, Dalam 3 hari Sulbar diguncang 67 gempa
Ilustrasi Gempa Bumi. ?2015 Merdeka.com
Pesisirnews.com - Sejumlah warga di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat memilih bertahan di tenda darurat usai rangkaian gempa yang mengguncang sejak tanggal 3 November. Warga takut bangunan roboh ketika guncangan gempa terasa keras.

Bupati Mamasa Ramlan Badawi telah meminta warganya untuk tenang dan tetap waspada serta berharap agar masyarakat tidak terpengaruh berits hoaks yang tidak bertanggung jawab, dan menunggu imbauan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Gempa di Mamasa tercatat sudah terjadi 67 kali sejak tiga hari terakhir, dan gempa bumi terbesar terjadi pada Senin (6/11) malam pukul 01.35 WITA.

Gempa itu berkekuatan 5.5 Magnitudo berada pada kedalaman 10 kilometer, berlokasi 12 km Tenggara Kota Mamasa pada 2.93 Lintang Selatan-119.44 Bujur Timur.

Baca Juga:

Gempa tersebut dirasakan di Kota Mamuju, Ibu Kota Provinsi Sulbar dengan getaran sebanyak dua kali dan membuat sejumlah warga panik.

"Getaran gempa mengakibatkan masyarakat di Kota Mamuju terbangun dari tidurnya karena getaran gempa cukup keras. Warga berlari mencari ruang terbuka menghindari bangunan tinggi," kata Endang, salah seorang warga Kota Mamuju, Rabu (7/11). Dikutip dari Antara.

Baca Juga:


Merdeka.com

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
komentar
beritaTerbaru