Minggu, 16 Agustus 2026 WIB

Jangan Mau Dibujuki Isu HTI, Hendro: Pengacara HTI (Yusril) itu Menjadi Pembela Jokowi

Haikal - Selasa, 06 November 2018 13:31 WIB
225 view
Jangan Mau Dibujuki Isu HTI, Hendro: Pengacara HTI (Yusril) itu Menjadi Pembela Jokowi
Keterangan foto tribunnews.com

SURABAYA-"Skenario Allah itu, indah. Upaya jahat membenturkan umat Islam, khususnya warga NU, Banser dengan isu HTI, wahabi dan khilafah, harus diakhiri. Umat Islam, Banser, Ansor jangan mau lagi dibujuki dengan isu HTI," demikian disampaikan, Hendro T Subiyantoro, Ketua Tim Relawan pendukung Prabowo-Sandi, Selasa (6/11/2018).

Menurut Hendro, kabar masuknya Yusril Ihza Mahendra (pengacara HTI) sebagai pengacara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, menjadi fakta, bahwa,  selama ini kita diadu domba dengan isu-isu sensitif seperti HTI, wahabi dan khilafah dan lain sebagainya.

"Kita dibakar dengan kabar Indonesia akan di-syuriah-kan, akan menjadi negara Islam, terjadi perang saudara, HTI akan menjadi besar kalau Prabowo-Sandi menang. Semua itu omong kosong dan politik jahat. Hari ini skenario itu 'dibungkam' oleh Allah swt dengan masuknya pengacara HTI ke Jokowi-Ma'ruf," tegasnya.

Baca Juga:
Hendro T Subiyantoro

Yusril sendiri, seperti dikutip tempo.co, menceritakan ihwal sikapnya yang akhirnya bersedia ditunjuk sebagai pengacara Jokowi-Ma'ruf di pemilu presiden 2019 . Mula-mula ia bertemu dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir satu minggu lalu di Hotel Mulia, Jakarta.


Baca Juga:

Perjumpaan itu, kata Yusril, dibuka dengan saling menyampaikan dan menitipkan salam. Erick menyampaikan salam Jokowi pada Yusril, dan Yusril menitipkan salam pada Jokowi melalui Erick. Yusril mengingat pada perbincangan itu Erick menanyakan apakah ia bersedia menjadi pengacara  Jokowi-Ma'ruf, dalam kedudukannya sebagai capres-cawapres.

"Maka saya katakan pada Pak Erick, setelah cukup lama hal ini didiskusikan dengan saya. Akhirnya saya memutuskan untuk setuju dan menjadi pengacaranya kedua beliau (Jokowi-Ma'ruf) itu," ujar Yusril pada wartawan, Senin, 5 November 2018.

Gratis Tanpa Biaya

Menurut Yusril, Erick saat itu mengingatkan bahwa menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf berarti tanpa bayaran sama sekali alias probono. Yusril pun mengatakan setuju saja, karena ia sudah biasa menjadi pengacara probono. Ia mencontohkan saat menerima kasus gugatan Prabowo Subianto kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Mahkamah Konstitusi dalam konteks pemilihan presiden 2014. Ia mengklaim menerima kasus itu secara cuma-cuma.

Menurut Hendro T Subiyantoro, sikap politik Yusril ini harus dihargai, dan sekaligus menjadi koreksi, bahwa, jangan lagi ada provokasi politik dengan isu HTI, wahabi. "Maka, kepada seluruh bangsa Indonesia, umat Islam khususnya, terlebih nahdliyin, Banser dan GP Ansor, jangan khawatir lagi dengan kemenangan Prabowo-Sandi, karena ke depan problem serius kita adalah pertumbuhan dan pemerataan ekonomi," jelasnya.(duta.co)

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
komentar
beritaTerbaru