Senin, 17 Agustus 2026 WIB

Brigjen Polisi (Purn) Anton Tabah Digdoyo:Rezim Presiden Joko Widodo tampak phobia dengan bendera bertuliskan kalimat tauhid

Haikal - Senin, 05 November 2018 19:38 WIB
343 view
Brigjen Polisi (Purn) Anton Tabah Digdoyo:Rezim Presiden Joko Widodo tampak phobia dengan bendera bertuliskan kalimat tauhid

JAKARTA -Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) cocok jadi 'kambing hitam'. Ini membuat kalimat tauhid yang, sesungguhnya menjadi pemersatu umat Islam dicurigai sebagai kekuatan anti Pancasila dan NKRI.


Baca Juga:

Brigjen Polisi (Purn) Anton Tabah Digdoyo, Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat,  mengatakan, bahwa, rezim Presiden Joko Widodo tampak phobia dengan bendera bertuliskan kalimat tauhid.

"Padahal sebelum ada HTI, bendera dan simbol-simbol tauhid sudah ada dimana-mana. Sangat naif kaitkan bendera Rasulullah SAW dengan HTI dan lain-lain," kata Anton Digdoyo dalam keterangannya kepada redaksi, Senin (5/11).

Baca Juga:

Rezim ini juga terkesan tidak percaya kepada birokrasinya sendiri yang kompeten yaitu Kemendagri, termasuk MUI yang tegas menyatakan bendera yang dibakar di Garut bukan bendera HTI, tapi bendera Nabi Muhammad SAW yang kini disebut bendera tauhid dan milik umat Islam se dunia.


Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri lewat Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) dengan jelas dan tegas menyatakan bendera bertuliskan kalimat tauhid bukan bendera HTI.

Anton Digdoyo juga menyebutkan, umat Islam Indonesia sangat cinta NKRI, karena NKRI ini ada juga karena umat Islam. Maka umat Islam Indonesia tidak akan pernah mengganti bendera Merah Putih dengan bendera apapun.

"Adapun bendera tauhid tersebut hanya digunakan secara insidental di event-event tertentu sebagai wujud iman, akidah memuliakan bendera Rasulullah SAW," ungkap Anton Digdoyo yang juga Anggota Dewan Pakar ICMI Pusat.seperti di lansir duta.co dan Rmol.

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
komentar
beritaTerbaru