Kamis, 15 Oktober 2026 WIB

Kisah Penjual Kripik Membeli Motor Ninja 250 Dengan Uang Receh Seberat 50kg

Haikal - Rabu, 31 Oktober 2018 15:56 WIB
498 view
Kisah Penjual Kripik Membeli Motor Ninja 250 Dengan Uang Receh Seberat 50kg
Foto: Enggran Eko Budianto
Jakarta - Berkat kegigihan menabung, mimpi pasangan Siti Maisyaroh (32) dan Selamet Amin (35) untuk memiliki sepeda motor sport akhirnya tercapai. Mereka berhasil membeli sebuah sepeda motor sport setelah mengumpulkan uang receh seberat 50 kg selama dua tahun.

Sehari-hari pasutri yang tinggal di Dusun Sumbersono, Desa Sumberkembar, Kecamatan Pacet ini berprofesi sebagai penjual keripik ketela. Saat berjualan, Amin mengaku banyak mendapatkan uang receh pecahan yang dibayarkan pelanggannya. Pecahannya kebanyakan sebesar Rp 500 dan Rp 1.000 dari para pembeli.

Suatu ketika Amin melihat anak ketiganya menabung dengan cara mengumpulkan uang receh. Terinspirasi dari itu, Amin dan istrinya memutuskan melakukan hal serupa.

Uang-uang logam itu dimasukkan ke dalam botol bekas air mineral dan bekas kaleng cat. Tak disangka dua tahun berlalu dan uang receh yang terkumpul mencapai angka Rp 18 juta.

"Dalam satu hari minimal saya kumpulkan Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu uang koin pecahan Rp 500 dan Rp 1.000," kata Amin kepada wartawan di rumahnya, Rabu (31/10/2018).

Tumpukan uang koin yang dipakai untuk membeli motor NinjaTumpukan uang koin yang dipakai untuk membeli motor Ninja Foto: Enggran Eko Budianto


Bapak empat anak ini menjelaskan uang receh yang telah dikumpulkannya telah mencapai berat 50 Kg. Untuk menghitungnya pun dia harus dibantu 3 orang pekerjanya.

Uang-uang itu kemudian ditumpuk dalam jumlah tertentu lalu ditutup plastik agar tidak ambyar. Setelah itu, Amin membawanya ke sebuah diler motor Kawasaki di Jalan Majapahit, Kota Mojokerto pada tanggal 25 Oktober yang lalu.

Uang-uang itu dibawa ke diler dengan dimasukkan ke dalam karung. Amin menambahkan, butuh empat orang untuk mengangkat karung berisi uang-uang itu.


"Sehari sebelumnya saya lebih dulu menanyakan ke diler apakah diperbolehkan membeli motor Ninja dengan uang koin, dan teryata diperbolehkan," terangnya.

Amin memang bercita-cita untuk memiliki sepeda motor sport, dan pilihannya jatuh pada sepeda motor jenis Kawasaki Ninja 250 cc. Hanya saja karena harganya mencapai Rp 67,6 juta, maka untuk kekurangannya, Amin membayar menggunakan uang kertas.

Motor Ninja 250 yang dibeli dengan uang koinMotor Ninja 250 yang dibeli dengan uang koin Foto: Enggran Eko Budianto


Kini motor sport impian itu sudah terparkir di teras rumahnya. Ia mengaku menggunakan sepeda motor itu untuk mobilitas sehari-hari.

Kendati begitu, Amin tak mau berpuas diri. Ia akan terus menabung uang koin untuk membayar biaya perjalanan umroh ke tanah suci.

"Semoga bisa untuk berangkat umroh ke tanah suci bersama keluarga. Insyaallah, doakan ya," tandasnya.

(rls/detik.com)

SHARE:
beritaTerkait
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru