Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
SURABAYA- Dunia WhatsApp (WA), Senin (29/10/2018) sore ramai dengan kabar, bahwa, rumah tokoh Madura Jawa Timur, KH Ali Badri didatangi aparat Polda Jatim, termasuk Kapolsek Wonokromo.
Setelah kabar itu, disusul video pendek, tampak rumah Kiai Ali Badri dengan bendera Merah Putih dan kalimat Tauhid berkibar-kibar.

Baca Juga:
Wartawan duta.co belum berhasil konfirmasi kebenarannya, pertanyaan pendek via WA kepada KH Ali Badri juga belum terbaca.
Baca Juga:
Sosok KH Ali Badri memang menarik, apalagi, menyaksikan kemarahannya setelah melihat aksi oknum Banser membakar kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat.
Kemarahan KH Ali Badri dituangkan melalui youtube dengan tajuk 'KH ALI BADRI KUTUK PEMBAKARAN KALIMAT TAUHID'. Karenanya, wajar kalau ada kabar dia bersikeras menolak menurunkan bendera tauhid di rumahnya.
Melalui akun youtube yang diunggah guntur nara persada, Selasa 25 Oktober 2018, KH Ali Badri benar-benar marah, sampai-sampai dua hari tidak bisa tidur setelah menyaksikan ulah oknum Banser tersebut.
Berikut pesannya yang diupload di laman youtube:
Saya menyikapi peristiwa pembakaran kalimat tauhid, Laailaha Illallah Muhammad Rasulullah, yang dilakukan oleh oknum Banser di Garut, sangat disayangkan dan saya kecam itu.
Saya mengutuk peristiwa itu. Anda mengerti enggak, bahwa kalimat tauhid itu bukan hanya milik satu golongan, tetapi milik umat seluruh dunia, umat Islam seluruh dunia. Jadi kalau seluruh dunia tersinggung, itu wajar.
Karena itu kalimat tauhid, tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasulnya, nabiyallah.
Jangan salah, oknum Banser jangan terus-menerus mengadakan suatu kelalaian, habis di Surabaya dikatakan Islam tai, katanya. Ini oleh oknum Banser juga. Kalau terus-terusan oknum Banser, ini bukan oknum akhirnya, kesengajaan.
Janganlah. Masak, semua diakhiri dengan permohonan maaf. Dan lagi pula minta maaf, itu tetap, tapi hukum harusnya tetap ditegakkan, harusnya begitu supaya ada efek jera.
Dan jangan bubarkan Banser, Banser itu milik kita untuk kita umat Islam. Oknum Banser yang tidak genah (sehat) itu yang perlu dibubarkan, dicopot, kalau institusi Banser jangan, oknum-oknum yang ada di Banser itu yang perlu diluruskan, dengan taubatan nasuha.
Banser ini sejarah, ya, underbow Nahdlatul Ulama. Itu Ansor, Barisan Serba Guna itu, itu kebanggaan umat Islam sejak dulu. Dan mereka ikut menumpas PKI.
Perlu disasadai pula, jangan-jangan Banser sedang ditunggangi oleh PKI, karena PKI ingin bangkit kembali. Karena sesungguhnya PKI itu yang paling dengan sama Banser, jangan salah, jangan-jangan diperalat, setelah berhasil, Banser dulu yang dihabisi oleh mereka, mereka siapa? Ya PKI itu.
Waspadai gerakan mereka, apalagi ada syiah yang juga dompleng di situ. Hati-hati wahai saudaraku Banser, Ansor, engkau anak-anakku, adik-adikku, mari, hati-hati, bela agamanya, jangan jual murah, jual mahal pun jangan, tidak dijual kok. Apalagi dijual murah.
Saya marah, saya marah ini, bukan main ini, dua hari tidak enak tidur, berpikir, kok bisa terjadi, ini akhir kalam, pembicaraan terakhir ini, tidak ada pembicaraan atau kata kedua.
Hentikan itu, jangan terjadi persekusi pada ulama, jangan. Dakwah dihalangi. jangan. Anda disuruh siapa? Pasti ada by desain, ada sutradara di balik itu, ini yang perlu diwaspadai, yo, kita kembali ke jalan Allah swt. tegakkan kalimat Allah, tegakkan kalimat tauhid, Laailaha Illallah.
Selama masih berkalimat sahadat kalimat tauhid, itu adalah saudara kita. Jangan cari perbedaannya, carilah kesamaannya. Yo kita saling asah, saling asuh, jangan gasak gesek gosok, sehingga negeri ini menjadi kacau. Karena itu yang diinginkan mereka untuk mencapai tujuan. Untuk menguasai negeri ini.
Yakinlah di balik itu, ada sutradara, hakkul yakin, ainul yakin, umat Islam akan diadudomba. Wahai saudaraku, Ansor, Banser semua lembaga, semua ormas termasuk FPI sekali pun, mari bersama-sama, jangan mau diadu-domba, duduk tabayun, tetapi jangan keterusan, kadang-kadang kelalaian, kelengahan minta maaf, damai-damai, bagus, tetapi kalau keterusan disengaja itu. Tingkatkan barisan, rapatkan barisan, umat Islam bersatu. (duta.co)
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel