Minggu, 16 Agustus 2026 WIB

Ini 5 Poin Pernyataan Sikap soal Pembakaran Bendera Bertuliskan kalimat Tauhid yang di sepakati Ormas Islam

Haikal - Sabtu, 27 Oktober 2018 00:03 WIB
555 view
Ini 5 Poin Pernyataan Sikap soal Pembakaran Bendera Bertuliskan kalimat Tauhid yang di sepakati Ormas Islam
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama pimpinan ormas Islam usai pertemuan soal pembakaran bendera (Foto: Nadia Riso/kumparan)
Wakil presiden Yusuf Kalla mengadakan pertemuan dengan Sejumlah ormas Islam mulai dari MUI, NU, PBNU, PP Muhammadiyah, Syarikat Islam, hingga Persis berkumpul di kediaman Wakil Presiden untuk membahas kasus pembakaran bendera bertulis kalimat Tauhid di Garut, Jawa Barat. Setelah berdiskusi selama
sekitar 2,5 jam, seluruh ormas sepakat untuk membuat pernyataan bersama terkait kasus ini.

Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati 5 poin sikap atas kasus tersebut. 5 poin itu adalah:
1. Para pimpinan ormas Islam mengingatkan bangsa Indonesia dalam mengatasi berbagai masalah bangsa selalu diselesaikan dengan musyawarah dan saling pengertian, serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan dengan kearifan dan nilai luhur bangsa.
2. Para pimpinan ormas Isam yang hadir menyesalkan terjadinya pembakaran bendera di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, dan sepakat menjaga suasana kedamaian, serta berupaya meredam agar tidak terus berkembang ke arah yang tidak diinginkan.
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama pimpinan ormas Islam usai pertemuan soal pembakaran bendera Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama pimpinan ormas Islam usai pertemuan soal pembakaran bendera (Foto: Nadia Riso/kumparan)
3. Dalam upaya menyelesaikan dan mengakhiri masalah ini, oknum yang membakar dan membawa bendera telah menyampaikan permohonan maaf. Pimpinan GP Anshor serta Nadhatul Ulama menyesalkan peristiwa tersebut dan telah memberikan sanksi atas perbuatan yang melampaui prosedur yang telah ditetapkan dan berharap tidak terulang kembali.
4. Menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bergandengan tangan, menolak segala bentuk upaya adu domba dan pecah belah, menahan diri agar tidak lagi memperbesar masalah. Khususnya kepada segenap umat Islam, marilah kita bersama-sama mengedepankan dakwah Islam yang bil hikmah wal mauidzatil hasanah.
5. Apabila terdapat pelanggaran hukum di dalam peristiwa ini, diserahkan kepada Polri untuk
menyelesaikan berdasarkan hukum yang berlaku.
Wakil Presiden Jusuf Kalla, pimpinan ormas Islam

Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan sejumlah pimpinan ormas Islam, Jumat (26/10/2018). (Foto:Dok. Setwapres)
Lebih lanjut, JK menyatakan seluruh ormas Islam yang hadir telah sepakat untuk mendukung proses hukum yang tengah bergulir terkait kasus ini.
"Semua proses ini disaksikan dan mendapatkan dukungan apabila ada masalah hukum diserahkan. Saya kira itu," pungkasnya.
Pertemuan pimpinan ormas Islam dengan JK itu dilakukan sejak pukul 19.30 WIB dan berlangsung secara tertutup. Mereka yang hadir di antaranya Ketua MUI Ma'ruf Amin, Wakil Ketua MUI Zainud Tauhid, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abas, Ketua PBNU Said Aqil, dan Sekjen PBNU Helmy Faishal.
Hadir pula Imam Besar Masjid Istiqlal Nazarudin Umar, Ketua Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Cendekiawan Muslim Azzyumardi Azra, dan Dewan Penasihat Pimpinan Pusat Persatuan Islam Indonesia (Persis) Maman Abdurahman.
Wakil Presiden Jusuf Kalla, pimpinan ormas IslamWakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan sejumlah pimpinan ormas Islam, Jumat (26/10/2018). (Foto:Dok. Setwapres)
Sementara pejabat yang hadir mendampingi JK adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Sebelumnya, ada 3 oknum Banser yang membakar bendera bertulis kalimat Tauhid sempat diamankan
oleh pihak kepolisian dan diperiksa sebagai saksi. Saat ini ketiganya telah dilepaskan. Polisi telah menetapkan Uus Sukmana, pria yang membawa bendera HTI, sebagai tersangka dalam kasus ini.

Editor : zn
Sumber: kumparan

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
komentar
beritaTerbaru