Rabu, 14 Oktober 2026 WIB

14 Anggota DPRD Kalteng Masih Diperiksa Intensif,kena OTT KPK

Haikal - Jumat, 26 Oktober 2018 23:25 WIB
411 view
14 Anggota DPRD Kalteng Masih Diperiksa Intensif,kena OTT KPK

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa secara intensif 14 orang dari pihak DPRD Kalimantan Tengah dan swasta yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta.

"Delapan anggota DPRD dan enam swasta sudah sampai di gedung KPK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (26/10/2018).


Baca Juga:

KPK menduga telah terjadi transaksi antara pihak DPRD Kalteng dengan swasta terkait pelaksanaan tugas DPRD dalam bidang perkebunan dan lingkungan hidup.

"Kami perlu lakukan proses pemeriksaan terlebih dahulu baik terhadap anggota DPRD ataupun dari pihak swasta yang kami duga merupakan pihak yang bergerak di bidang perkebunan atau salah satu usaha sawit yang dilakukan di sana dan juga terkait isu lingkungan hidup," ucap Febri.

Baca Juga:

 ()

Selain itu, KPK turut mengamankan uang ratusan juta rupiah dalam OTT tersebut.

"Ada uang yang diamankan juga tentu saja. Ada ratusan juta yang diamankan, yang kami duga bukan pemberian pertama," ungkap Febri.

Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1X24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan itu.

"Karena ada waktu maksimal 24 jam sebelum nanti penentuan status dari mereka yang diamankan tersebut, setelah itu besok siang direncanakan akan disampaikan informasi lebih lengkap melalui konferensi pers," tutupnya.


Sumber:okezone

SHARE:
beritaTerkait
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru