Minggu, 16 Agustus 2026 WIB

Dua pesawat tempur asing masuk wilayah Natuna, TNI AU kerahkan F16

- Jumat, 05 Oktober 2018 20:14 WIB
356 view
Dua pesawat tempur asing masuk wilayah Natuna, TNI AU kerahkan F16
Merdeka.com

Pesisirnews.com - Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau mendeteksi adanya dua pesawat tempur asing masuk wilayah NKRI di Natuna, Kepulauan Riau. Tak ayal, pihak TNI AU mengerahkan dua jet tempur F16 Fighting Falcon untuk mengusir pesawat yang belum diketahui asalnya itu.

"Iya benar. Pesawat tidak dikenal masuk, tanpa identitas. Lalu kita kerahkan dua unit F16 untuk menyergap," ujar Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama TNI Ronny Irianto Moningkar usai Upacara Peringatan HUT TNI ke-73 di Base Ops Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Jumat (5/10).

Rony mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis sore kemarin (4/10). Ada dua pesawat asing tak dikenal yang teridentifikasi sebagai pesawat tempur dan melanggar batas udara wilayah Indonesia, tepatnya di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga:

"Informasi itu awalnya diterima oleh Komando Setor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas). Bahwa ada dua pesawat asing yang terpantau berada di ketinggian 15.000 meter memasuki wilayah udara Natuna sore kemarin sekitar pukul 14.00 WIB," katanya.

Karena Lanud Roesmin Nurjadin merupakan pangkalan militer terdekat dan satu-satunya pangkalan militer tipe A dengan diperkuat dua Skadron 12 dan 16 itu langsung menerbangkan dua jet tempur F16 Fighting Falcon ke Natuna.

Baca Juga:

Sebagai tindak lanjuta, Ronny langsung memerintahkan jajarannya untuk manuver dan melakukan scramble (perebutan wilayah) di langit Natuna.

"Kemudian kita airbonekan dua F16, ada sasaran di atas Natuna. Begitu kita 'airbone' sampai di sana, ternyata ada dua pesawat asing yang laporan dari Pangkohanudnas," ucap Rony.

Melihat pesawat tempur TNI AU mulai mendekati, kedua pesawat asing tersebut langsung kabur. Ronny menduga kedua pesawat asing tersebut pergi setelah dua F16 TNI AU tertangkap radar asing itu.

"Mungkin mereka juga tahu kita dengan radarnya. Akhirnya kita keluar," ujarnya.

Karena persitiwa itu, Ronny memerintahkan jajarannya untuk semakin siaga dalam menjaga udara NKRI. Dia menekankan agar prajurit TNI AU tetap melakukan patroli untuk memantau kemungkinan datangnya kembali pesawat tempat asing.


Sumber Merdeka.comĀ 

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
komentar
beritaTerbaru