Selasa, 13 Oktober 2026 WIB

Gempa Palu: Warga Teriak Lapar di Makorem 132 Tadulako

- Senin, 01 Oktober 2018 10:07 WIB
312 view
Gempa Palu: Warga Teriak Lapar di Makorem 132 Tadulako
Puluhan warga Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) berteriak lapar, depan Korem 132 Tadulako, Palu, Senin (1/10/2018). Warga yang datang ini mengaku, sudah mulai lapar karena persediaan logistik sudah habis. Ditambah lagi antrean dari sejak subuh hingga menjela

MAKASSAR - Puluhan warga Palu Sulawesi tengah(Sulteng) berteriak lapar, depan Korem 132 Tadulako, Palu, Senin (1/10/2018).

Warga yang datang ini mengaku, sudah mulai lapar karena persediaan logistik sudah habis. Ditambah lagi antrean dari sejak subuh hingga menjelang siang.

"Kami lapar pak, itu wartawan didalam coba foto lalu beritakan ini biar presiden Jokowi tahu kondisi kami disini," teriak warga lalu menunjuk kearah wartawan.

Baca Juga:

Antrean warga untuk mendata keluarga di Posko Korem Tadulako Jl Jenderal Sudirman Kota Palu ini, sempat saling dorong dengan petugas jaga gerbang.

Bahkan, para warga yang didominasi perempuan atau ibu rumah tangga (Irt) ini, sempat berdebat dengan prajurit TNI yang bertugas menjaga antran warga.

Baca Juga:

Pihak TNI meminta agar warga tertib dan mengantre. Tapi warga yang terus berdatangan ini saling berdempetan, hingga petugas harus lakukan teguran.

Diketahui saat ini di pusat Kota Palu dan info yang terhimpun Palu Barat dan juga Kabupaten Sigi kesulitan mendapatkan losgistik, obat, air bersih dan tenda. (*)


Sumber:tribuntimur.

SHARE:
beritaTerkait
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru