Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
Pesisirnews.com ? Aksi tolak menolak kegiatan di sejumlah daerah semakin ramai. Setelah Banser menolak kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) ceramah di sejumlah wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, giliran Lembaga Adat Melayu (LAM) menolak kehadiran GP Anshor dan Banser di Riau.
Aksi tolak menolak kegiatan ormas ini menguji netralitas Polri. Selama ini, Polri dianggap berat sebelah. Polri dituding membiarkan persekusi yang dilakukan ormas pendukung pemerintah di beberapa daerah, terutama yang berkaitan dengan aksi #2019GantiPresiden.
Kali ini, ormas pendukung pemerintah yang ditolak. Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Siak bersama sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa dan berbagai ormas di Siak menolak semua kegiatan Zikir Kebangsaan GP Anshor dan Banser yang akan berlangsung di Lapangan Siak Bermadah depan Istana Siak, Sabtu (22/9/2018).
Baca Juga:
Penolakan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap yang dibacakan Ketua LAM Riau Kabupaten Siak Datuk Sri Wan Said didampingi para tokoh agama, mahasiswa dan sejumlah ormas.
Baca Juga:
Hadir pada kesempatan itu Ketua MKA Nazir Kathan, Ketua DPH LAM Wan Said, Ketua Bidang Kajian LAM Siak Deddy Irama, Komunitas Sudut Siak Julisman Bin Abu Bakar, Tokoh Masyarakat Tengku Amarudin, Tokoh Agama Habib Umar, Tokoh Pemuda Efendi dan mahasiswa.
"Sesuai dengan pernyataan sikap dari masyarakat Kabupaten Siak khususnya, Riau umumnya, menolak dengan tegas seluruh kegiatan GP Anshor dan Banser di Bumi Melyu Riau," ucap Datuk Sri Wan Said.
Menurutnya, pernyataan sikap itu merupakan hasil keputusan rapat bersama yang dilakukan LAM bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.
Ia menambahkan, pihaknya juga bersurat ke pemerintah daerah agar tidak mengizinkan kegiatan GP Anshor dan Banser di Bumi Riau, terutama di Kabupaten Siak.
"Kami akan menyurati Bupati Siak dan meminta waktu 3?24 jam untuk menjawab surat itu. Jika tidak ada jawaban, kami akan bergabung dengan seluruh masyarakat Riau untuk menolak bersama," pungkas Datuk Sri Wan Said.
Berikut ini pernyataan sikap Lembaga Adat Melayu (LAM) menolak kehadiran GP Anshor dan Banser di Riau:
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel