Senin, 17 Agustus 2026 WIB

Giliran Melayu Tolak Zikir GP Anshor dan Banser di Riau, Netralitas Polri Diuji

Haikal - Rabu, 19 September 2018 01:15 WIB
348 view
Giliran Melayu Tolak Zikir GP Anshor dan Banser di Riau, Netralitas Polri Diuji
Lembaga Adat Melayu (LAM) Siak tolak GP Anshor dan Banser

 Pesisirnews.com ? Aksi tolak menolak kegiatan di sejumlah daerah semakin ramai. Setelah Banser menolak kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) ceramah di sejumlah wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, giliran Lembaga Adat Melayu (LAM) menolak kehadiran GP Anshor dan Banser di Riau.

Aksi tolak menolak kegiatan ormas ini menguji netralitas Polri. Selama ini, Polri dianggap berat sebelah. Polri dituding membiarkan persekusi yang dilakukan ormas pendukung pemerintah di beberapa daerah, terutama yang berkaitan dengan aksi #2019GantiPresiden.

Kali ini, ormas pendukung pemerintah yang ditolak. Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Siak bersama sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa dan berbagai ormas di Siak menolak semua kegiatan Zikir Kebangsaan GP Anshor dan Banser yang akan berlangsung di Lapangan Siak Bermadah depan Istana Siak, Sabtu (22/9/2018).

Baca Juga:


Penolakan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap yang dibacakan Ketua LAM Riau Kabupaten Siak Datuk Sri Wan Said didampingi para tokoh agama, mahasiswa dan sejumlah ormas.

Baca Juga:

Hadir pada kesempatan itu Ketua MKA Nazir Kathan, Ketua DPH LAM Wan Said, Ketua Bidang Kajian LAM Siak Deddy Irama, Komunitas Sudut Siak Julisman Bin Abu Bakar, Tokoh Masyarakat Tengku Amarudin, Tokoh Agama Habib Umar, Tokoh Pemuda Efendi dan mahasiswa.

"Sesuai dengan pernyataan sikap dari masyarakat Kabupaten Siak khususnya, Riau umumnya, menolak dengan tegas seluruh kegiatan GP Anshor dan Banser di Bumi Melyu Riau," ucap Datuk Sri Wan Said.

Menurutnya, pernyataan sikap itu merupakan hasil keputusan rapat bersama yang dilakukan LAM bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Ia menambahkan, pihaknya juga bersurat ke pemerintah daerah agar tidak mengizinkan kegiatan GP Anshor dan Banser di Bumi Riau, terutama di Kabupaten Siak.

"Kami akan menyurati Bupati Siak dan meminta waktu 3?24 jam untuk menjawab surat itu. Jika tidak ada jawaban, kami akan bergabung dengan seluruh masyarakat Riau untuk menolak bersama," pungkas Datuk Sri Wan Said.

Berikut ini pernyataan sikap Lembaga Adat Melayu (LAM) menolak kehadiran GP Anshor dan Banser di Riau:

(pojoksatu)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
komentar
beritaTerbaru