Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
Ibu dari Atiqah Hasiholan itu pun mengaku masih percaya jika pusat hoax itu berasal dari kekuasaan, seperti yang pernah diungkap oleh Rocky Gerung. Salah satunya adalah janji-janji presiden, yang membuat rakyat menunggu dan resah karena tak pernah pasti.
"Jika anda menganggap itu benar tak apa, tapi tetaplah kritis. Jangan mencaci orang terus kamu anggap itu kritis. Itu namanya kurang ajar. Bahkan terhadap dirimu sendiri," kata Ratna, masih menyindir Abu Janda
Emang kamu ga pernah lihat orang kesusahan di pasar? Kamu bicara TKA, tapi kamu lihat ga ke pabrik-pabrik, kamu pergi ga ke Tambang Nikel? Kamu malah mendengar apa kata menteri, menteri dari presiden yang salah menurut gua," ujar Ratna menanggapi omongan Abu Janda yang menyebut adanya tenaga kerja asing (TKA) dari China itu adalah hoax semata.
Baca Juga:
Hoax, menurut Ratna, muncul karena salah negara. Media dibungkam disuruh mendukung pemerintah sehingga media kini disebutnya tidak lagi memiliki semangat investigasi.
"Rakyat mencoba mencari kebenaran dan mencarinya di Twitter, eh, malah diserbu oleh buzzer. Dasar sayang kamu itu harusnya adalah karena Jokowi akan memimpin bangsa ini dengan benar, bukan dengan kelaparan. Orang itu banyak yang kelaparan. Mungkin elu kenyang banget kali, makanya sampai begitu (dukung Jokowi)," kata Ratna.
Baca Juga:
Ratna juga mengapresiasi event Asian Games yang dibuka dengan mewah dan meriah namun pemerintah juga harus ingat ada bencana di Lombok. Ratna menganggap ucapan pihak istana dalam sebuah berita, yang tidak ingin memberikan status bencana nasional kepada Lombok karena takut negara rugi, sangat tidak berkemanusiaan.
"Di tengah-tengah kemeriahan begitu mewah, negara berani mengatakan ini. Negara apaan ini? Pakai akal dong. Mungkin harus ada peraturan ujian kemanusiaan dulu, baru jadi presiden. Kalau ga ngerti arti kemanusiaan, jangan jadi presiden," katanya.
Di dunia maya, Ratna sadar dirinya kerap dibully netizen namun itu tidak sebanding dengan netizen lain yang memilih mendengarkan, ketimbang mem-bully.
"Saya sejak zaman Soeharto juga 'teriak'. Siapapun penguasanya, kalau tak benar saya 'teriak'. Bully tak akan membuat saya berhenti," kata Ratna
Sumber:viva.co.id
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel