Bupati Herman Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI Secara Virtual
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti H
Artikel
Pesisirnews.com, BALI – Anak baru gede (ABG) berinisial AN (17) berurusan dengan polisi lantaran aborsi dan menyimpan jasad bayinya di dalam lemari selama tiga bulan.
Bayi malang itu merupakan hasil hubungan gelap AN dengan pacar kakaknya sendiri, Mikael Bulu alias Melkianus alias Melki (23).
Kasatreskrim Polres Badung AKP Pramasetia, mengatakan, peristiwa ini bermula pada Agustus 2017 lalu. Saat itu, AN dan kakak kandungnya, OW (18) merantau ke Bali untuk mencari kerja.
Baca Juga:
Kedua wanita ABG asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu lantas tinggal di rumah kos milik Wayan Suena, di Banjar Jempinis, Pererenan, Mengwi, Badung, Bali.
Beberapa hari kemudian, OW berkenalan dengan Melki. Tak lama kemudian, mereka pacaran. Selama pacaran, biaya hidup OW dan AN ditanggung Melki.
Baca Juga:
Mereka pun hidup bertiga di dalam satu kamar. Sebulan pacaran dengan OW, Melki juga memacari adik AN. Cinta segitiga pun terjadi.
Singkat cerita, hubungan badan terjadi antara Melki dengan AN. Itu terjadi ketika OW tidak ada di kosnya.
Hubungan suami istri ini tak terjadi sekali dua kali, tapi lebih dari lima kali. Hasilnya, AN hamil. Kehamilan itu baru diketahui saat AN telah hamil lima bulan.
AN pun memberi tahu kakaknya OW kalau dihamili Melki. Cerobohnya, meski dikhianati, OW dan Melki justru menyarankan AN menggugurkan kandungan.
OW lantas meminta tolong temannya bernama Rosi (buron) untuk membuat ramuan agar bisa menggugurkan kandungan adiknya.
Setelah ramuan tersebut diminum, malam harinya perut AN mules. Saat ke kamar mandi, tiba-tiba janin jatuh ke kloset. Kejadian itu disaksikan oleh Melki. Lantas, Melki mengangkat jasad janin itu menggunakan sikat kamar mandi.
"Jasad janin dibersihkan lalu dibungkus dengan kain putih lantas dimasukan ke kotak aluminium dan ember. Ember yang berisi jasad janin itu kemudian disimpan di lemari pakaian," beber AKP Pramasetia.
Hampir tiga bulan jasad janin tersebut disimpan di dalam lemari membuat AN tidak tenang. AN akhirnya memutuskan menghubungi kakak tertuanya yang tinggal di Batam, bernama Nonce.
Kemudian pada 20 Juni 2018 sekitar pukul 17.00, Nonce menghubungi temannya yang tinggal di Jalan Katika Plaza, Kuta, bernama Yeni Damaris (28) agar mengecek kondisi adiknya.
Setelah dilihat ke kosnya, AN menceritakan peristiwa yang dialaminya. Yeni Damaris lalu melapor ke pecalang agar mengecek ember yang berisi jasad janin di lemari pakaian di kamar AN.
Kemudian Yeni Damaris dan pecalang melapor ke Polres Badung. "Setelah mendapatkan laporan itu langsung kami mengecek dan ternyata benar. Ketiga orang ini langsung diamankan. Pembuat ramuan Rosi masih DPO," ungkapnya.
Pojoksatu.id
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti H
Artikel
BATANG TUAKA, INDRAGIRI HILIR Semangat kemerdekaan dan persatuan mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Re
Artikel
Tembilahan, (16/8/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabu
Artikel
KATEMAN, Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau digelar di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, S
Artikel
TEMBILAHAN Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas dan strong point pagi di sejumlah titi
Artikel
Indragiri Hilir Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir mulai terjadi sejak 11 Agustus 2026. Hingga Kamis, 13 Ag
Lingkungan
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi pada sebuah rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (1
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir menggelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Ka
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir menggelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Ka
Artikel
Tembilahan, (12/8/2026) Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Yasin AlIslami tidak sekadar menjadi agenda
Artikel