Bupati Herman Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI Secara Virtual
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti H
Artikel
"Kalau tidak melawan saya yang mati," kata Irfan kepada wartawan di kediaman pamannya, Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa, 29 Mei 2018.
Irfan bisa saja berbalik menjadi tersangka karena salah satu perampok, Arik, meninggal akibat kehabisan darah terkena celuritnya sendiri. Sednngkan IY menjadi tersangka begal atau perampokan terhadap Irfan dan sepupunya, Ahmad Rofiki.
"Saya tak bersalah. Saya hanya membela diri, bahkan pelaku membacok lebih dulu."
Baca Juga:
Peristiwa berawal ketika Irfan bersama Ahmad hendak berswafoto di Jembatan Summarecon, Bekasi, pada Rabu dini hari pekan lalu. 23 Mei 2018. Baru sepekan santri asal Madura tersebut berlibur di rumah pamannya di Bekasi.
Irfan memarkir sepeda motor di bahu jalan mengarah ke Tugu Piramida Terbalik di kawasan elite tersebut. "Sebelumnya saya di bawah, lihat pemandangan lalu naik ke jembatan."
Baca Juga:
Hanya berselang 15 menit kemudian, dua orang tak dikenal menghampirinya. Seorang di antaranya membawa celurit lalu mengancam Ahmad yang sedang dduuk di motor supaya menyerahkan telepon genggamnya. Lantaran takut, Ahmad mengiukuti kemauan begal.
Pelaku lantas menghampiri Irfan degan permintaan yang sama. "Saya lihat ke atas, sepertinya celurit itu dibungkus sarung," ucapnya.
Irfan menyimpulkan, pelaku hanya menakut-nakuti sehingga dia tak mau menyerahkan telepon genggamnya.
"Ternyata, perampok itu membacok saya, saya tepis, tapi celurit tetap mengenai punggung (saya)."
Tak ingin mati konyol, Irfan melawan. Duel tak seimbang pun terjadi. Perkelahian itu lebih tepat disebut pengeroyokan sebab dua begal menyerang Irfan. Namun, sekali tendang begal ambruk.
Irfan berhasil merebut senjata tajam pelaku. Irfan lalu mengayunkan celurit ke arah para perampok. Seorang di antaranya menyerah kalah dan meminta ampun.
"Ampun Bang, ampun Bang," ujar Irfan menirukan begal.
Begal kalah, Irfan meminta handphone dikembalikan. Lantas, pelaku tancap gas ke arah Piramida Terbalik. "Saya tidak tahu kondisinya ketika mereka kabur."
IY yang mengendarai motor ternyata langsung menuju Rumah Sakit Anna Medika, Bekasi Timur. Arik yang terluka parah tewas setelah menjalani perawatan. Sedangkan IY kritis.
Irfan mengalami luka bacok di lengan, punggung, paha, dan pipi. Dia dan Ahmad lalu pergi ke sebuah klinik. seusai diobati, Irfan pulang ke rumah pamannya.
Keesokannya, keluarga meminta Irfan melapor ke Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota perihal peristiwa yang menimpanya. "Saya diberi tahu polisi kalau perampok itu meninggal dunia," kata Irfan, santri pemberani.
Sumber tempo.co
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti H
Artikel
BATANG TUAKA, INDRAGIRI HILIR Semangat kemerdekaan dan persatuan mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Re
Artikel
Tembilahan, (16/8/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabu
Artikel
KATEMAN, Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau digelar di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, S
Artikel
TEMBILAHAN Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas dan strong point pagi di sejumlah titi
Artikel
Indragiri Hilir Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir mulai terjadi sejak 11 Agustus 2026. Hingga Kamis, 13 Ag
Lingkungan
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi pada sebuah rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (1
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir menggelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Ka
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir menggelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Ka
Artikel
Tembilahan, (12/8/2026) Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Yasin AlIslami tidak sekadar menjadi agenda
Artikel