Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
Jakarta, Pesisirnews.com - Aktivis sekaligus seniman Ratna Sarumpaet, menjadi perbincangan publik lantaran video ketika mobilnya diderek Dinas Perhubungan (Dishub) tersebar.
Pantauan TribunWow.com, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (3/4/2018).
Dari video yang beredar, Ratna Sarumpaet terihat marah melihat mobilnya diderek.
Baca Juga:
Menurutnya, saat itu tidak ada rambu yang menunjukkan jika wilayah tersebut dilarang parkir.
Ia pun tampak sempat bersitegang dan adu argumen dengan petugas Dishub.
Baca Juga:
Ratna Sarumpaet kemudian tampak mengambil ponsel di sakunya.
Lalu mengatakan akan menelepon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Akan tetapi telepon tersebut diangkat oleh salah satu staf Anies Baswedan.
Ratna kemudian mengungkapkan kekesalannya atas tindakan petugas Dishub yang dianggapnya telah sewenang-wenang.
"Saya mencoba menghubungi Anies lalu stafnya yang urus akhirnya. Stafnya bilang sekitar jam 10.00 mobilnya bisa diambil," ujar Ratna dikutip Kompas.com.
Akan tetapi Ratna menolak dan menuntut permintaan maaf dari petugas Dishub dan mengantarkan mobilnya ke rumahnya.
Hingga akhirnya sekitar pukul 11.00, beberapa petugas Dishub mendatangi kediaman Ratna Sarumpaet dan mengantarkan molbil yang diderek.
Ratna mengaku, petugas yang menderek mobil tersebut telah meminta maaf kepadanya.
"Dishub sudah salah menderek mobil saya, padahal tidak ada rambu-rambu. Dishub harus berani minta maaf dan mengembalikan mobil saya. (Akhirnya mobil) dikembalikan dan (petugas) minta maaf juga," ujar Ratna.
Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmokko mengaku jika pihaknya akan kembali mengecek kejadian itu.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai jika apa yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet melanggar aturan.
Menurut Sandiaga Uno, mobil tidak boleh parkir di badan jalan, meski tidak ada rambu-rambunya.
"Enggak boleh, itu melanggar. Walaupun derah sini banyak yang parkir sembarangan. Depan rumah saya apalagi, banyak banget itu," ujar Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno juga mengungkapkan jika peristiwa yang menimpa Ratna Sarumpaet ini mirip dengan yang pernah dialami oleh Fajar Sidik.
Diketahui, Fajar Sidik merupakan seorang anggota DPRD DKI dari fraksi Gerindra.
Menurut Sandiaga Uno, Fajar Sidik melakukan pelanggaran Perda yang sama dengan Ratna Sarumpaet.
Sumber Tribunwow.com
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel