Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
Pesisirnews.com,Masjid Baiturrahman yang berada di Kelurahan Payobasuang, Kota Payakumbuh, Sumbar, tiba-tiba saja ambruk. Terdengarnya suara misterius dan ada yang selamat yakni dua orang tukang lantas menjadi bahan cerita di masyarakat.
Pada Sabtu (27/1) sore ba'da Ashar menjelang Magrib, Masjid Baiturrahman, mendadak roboh, seperti dilansir dari JPNN.com. Masjid cukup megah yang menjadi kebanggaan Kota Payakumbuh dan berdiri sejak tahun 1922 silam itu pun menyisakan kesedihan bagi masyarakat setempat.
Namun, untungnya masjid yang roboh pada pertengahan waktu ibadah salat Ashar dan Magrib itu sedang tidak dilaksanakan Sholat di sana.
Baca Juga:
Tetapi ketika musibah terjadi, ada dua orang tukang bangunan di dalam masjid yang nyaris saja tertimpa reruntuhan puing bangunan.
Beruntunglah, dalam hitungan detik saja sebelum peristiwa, dua orang tukang bangunan itu yakni Deni, 40, dan Rengga, berhasil lari dan keluar masjid.
Baca Juga:
Bunyi aneh seperti bangunan bergerak menjadi pertanda sesaat sebelum masjid Baiturrahman rubuh. Diteriaki seorang anak, dua tukang bangunan yang tengah mengganti keramik dalam masjid berhasil menyelamatkan diri," tutur Ketua Pengurus Masjid, Riswandi, kembali mengisahkan penuturan dari dua orang tukang bangunan pada Sabtu malam.
Ada juga kesaksian lain dari Sukardi, salah satu warga yang tinggalnya persis di samping masjid Baiturrahman tersebut.
Saat itu ia baru saja selesai mandi di pemandian yang terletak di belakang masjid. Ia pun berjalan dari pemandian beberapa langkah, jarak pemandian sendiri sekitar 4 meter dari dinding di samping masjid.
Tiba tiba saja suara dentuman keras terdengar sebanyak tiga kali, lantas debu mengepul dan menyelimuti reruntuhan bangunan masjid, sedangkan kubah masjid sudah ambruk ke tanah.
Sukardi pun kaget, lantaran melihat bangunan masjid yang berjarak hanya 5 meter darinya ambruk. Suaranya seperti mobil dan truck membongkar muatan batu kali," ujar Sukardi.
Menurutnya, bagian pertama yang roboh yakni kubah utama yang berada persis di tengah masjid. Kemudian diikuti oleh bagian bangunan yang ada disekitar kubah tersebut.
Seketika bangunan masjid ditutupi kabut putih, bekas reruntuhan bangunan, tak tampak apapun kecuali debu mebyelimuti reruntuhan" lanjut Sukardi.
Sukardi mengaku sebelumnya ia pun mendengar suara misterius dari arah kuburan yang lokasinya berada di samping masjid.
Woi, woi, woi.., begitu suara yang terdengar sebelum masjid rubuh," cerita Sukardi pada sejumlah orang yang berkumpul ramai menyaksikan masjid Baiturrahman ambruk.
Adaun saksi lain yang melihat langsung Masjid Baiturrahman runtuh yakni Hendrinaldi. Pria yang merupakan penyuluh agama di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Payakumbuh Timur itu mengaku pada saat kejadian menyaksikan secara langsung detik-detik bangunan masjid roboh.
Awalnya saya berada dalam lokal MDA masjid baiturrahman, mengajar anak-kanak mengaji. Kemudian dari arah masjid terdengar suara tukang memanggil nama saya setengah berteriak. Ketika saya songsong, tukang sudah berada di luar pintu masjid. Lalu tiba tiba terdengar bunyi gemuruh sebanyak tiga kali dari arah atap masjid, seketika kubah dan bangunan masjid roboh," terang Hendrinaldi.
Kabut tebal pun langsung terlihat menyelimuti bangunan masjid yang runtuh. "Saya kaget bercampur panik, seketika saya kontak ketua masjid, lurah, camat. Saya bilang kepada ketua, ke sinilah bapak, ke sinilah, masjid awak dak ado lai," tutur ustaz Endi yang merupakan panggilan akrab sehari-hari Hendrinaldi.
Endi sendiri adalah orang pertama yang mendokumentasikan bangunan dalam keadaan setelah roboh dan membagikannya lewat media sosial. Tak ayal, kejadian robohnya Masjid Baiturrahman pun menjadi viral dan diketahui oleh banyak masyarakat.
Sontak ratusan orang langsung datang untuk menyambangi halaman Masjid Baiturrahman Kelurahan Payobasung. Semua yang datang merasa kaget, tidak menyangka kalau masjid yang sangat megah dan juga indah itu roboh sudah.
Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, juga langsung datang ke tempat kejadian untuk melihat. Tidak ketinggalan pula Sekda, Benny Warlis, sejumlah Asisten Sekretariat Pemko, dan juga beberapa kepala dari OPD Kota Payakumbuh.
Jadir juga sejumlah politisi untuk melihat langsung kondisi masjid Baiturrahman setelah ambruk. Harapan warga, tempat ibadah bisa segera dibangun kembali untuk masyarakat di sana.SURATKABAR.ID.
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel