Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
Kampar, Pesisirnews.com - Wahyu Fikranda (20) alias Viki yang tewas dihajar massa pada Sabtu (16/12) malam sekitar pukul 21.00 Wib, ternyata bukan seorang begal.
Viki tewas dihajar massa karena dituduh sebagai pelaku begal, di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar, Riau.
Sepeda motornya dibakar. Jenazah Viki sudah dimakamkan di Bangkinang Kota.
Baca Juga:
Setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi, ternyata Viki memang tidak terbukti sebagai pelaku begal.
Hingga Senin, belum ada warga yang merasa menjadi korban perbuatan Viki. Polisi juga tidak menemukan adanya alat-alat yang digunakan untuk perbuatan kejahatan. Meski, dulunya Viki pernah terjerat pidana.
Baca Juga:
"Memang dia ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pencurian dan percobaan pencabulan. Dulu juga pernah dipidana. Tapi saat kejadian, tidak ada yang membuktikan dia adalah pelaku begal," kata Kapolsek Tambang, AKP Jambi Lumban Toruan, Senin (18/12).
Terkait dengan aksi massa yang menghakimi Viki hingga tewas ,katanya, tentu sudah menyalahi menyalahi aturan. "Kalaupun terbukti, tetap tidak boleh menghakimi itu. Apalagi tidak terbukti," kata dia.
Untuk selanjutnya, pihak kepolisian akan mengusut pelaku pengeroyokan terhadap Viki. Dalam hal ini, Polsek Tambang bekerja sama dengan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kampar.
Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri mengaku masih melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya.
"Kita sudah koordinasi dengan pemuka masyarakat di sana untuk mengusut ini," sebutnya.
Sesuatu yang bisa menjadi petunjuk digunakan untuk menemukan pelaku. Termasuk video yang sempat viral di media sosial.
"Yang jelas, main hakim sendiri itu tidak boleh. Jangan sampai, suatu tindakan pidana menimbulkan tindakan pidana lainnya," kata dia.
Kata Fajri, hingga saat ini pihak keluarga Viki belum melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Meski begitu, polisi tetap mengusut kasus ini. Sebab, perbuatan yang sudah menghilangkan nyawa orang lain, bukanlah delik aduan.
"Ya, walaupun tidak dilaporkan, kita tetap cari pelaku. Kita kumpulkan lah dulu bukti-bukti yang kuat," ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat, untuk tidak cepat mengambil tindakan. Apalagi sudah menyalahi aturan. Seperti main hakim sendiri.
"Negara kita ini adalah negara hukum. Seseorang baru bisa dinyatakan bersalah setelah adanya putusan pengadilan," sebutnya.
Sementara Eli, bibi Viki mengaku akan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Hal ini dilakukan atas saran dari berbagai pihak. Di mana, Viki selalu korban, tidak terbukti melakukan aksi begal.
"Besok (hari ini, red), akan melaporkan ke Polres Kampar," katanya, Senin siang.
Dia berharap, pihak kepolisian dapat berlaku adil atas tindakan massa, yang telah menghilangkan nyawa Viki.
Kejadian ini berawal saat Viki dicurigai warga saat berada di sebuah semak yang gelap. Kemudian warga yang sedang ronda, menanyai Viki sedang menunggu siapa. Namun Viki menjawab dengan gugup.
Melihat gelagatnya yang mencurigakan, apalagi setiap ditanyai Viki selalu mengalihkan pembicaraan, masyarakat semakin curiga bahwa dia pelaku begal yang sering beraksi di daerah tersebut.
Karena terpojok ditanyai oleh warga, akhirnya Viki lari meninggalkan lokasi itu, sehingga masyarakat mengejarnya dan meneriaki "begal".
Hingga akhirnya, Viki dihajar massa hingga tewas. Belum diketahui siapa yang ikut serta dalam pengeroyokan ini. Apakah hanya warga sekitar, atau juga ikut pengendara yang lewat.
Sumber jpnn.com
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel