Kamis, 15 Oktober 2026 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik Penjerat Babi, Pria di Inhil Ini Ditemukan Tewas

- Kamis, 02 November 2017 14:50 WIB
517 view
Diduga Tersengat Aliran Listrik Penjerat Babi, Pria di Inhil Ini Ditemukan Tewas
Inhil, Pesisirnews.com - Sesosok mayat laki - laki, ditemukan tewas, di dalam kebun, di Jalan Sudirman Desa Tekulai Hilir Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir, hari Selasa, 31 Oktober 2017, sekira pukul 22.00 WIB. 

Pria tersebut bernama Sahlan Bin H. Jumhari, umur 49 Tahun, pekerjaan Tani, alamat Jalan Yos Sudarso Desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, melalui Kapolsek Tanah Merah AKP Kadmadi mengatakan bahwa korban pertama sekali ditemukan sudah terkapar di jalan masuk kebun, oleh Effendi (35), warga Jalan Jendral Sudirman Desa Tekulai Hilir Kecamatan Tanah Merah. 

Melihat korban sudah terbaring, Effendi memanggil warga lain, dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Tekulai Hilir, yang meneruskan informasi tersebut ke Polsek Tanah Merah. 

Anggota Polsek Tanah Merah bersama Tim Medis dari UPT Puskesmas Tanah Merah, mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap korban.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, diduga korban meninggal dunia karena tersengat aliran listrik penjerat babi. Korban mengalami luka bakar pada kaki kiri dan kanan," beber Kapolsek. 

Setelah diperiksa, jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan. Lanjutnya, kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Tanah Merah.(dan) 

SHARE:
beritaTerkait
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru