Senin, 31 Agustus 2026 WIB

Dibuka Bupati Inhil, 110 Pengrajin Lokal Ikuti Kegiatan Temu - Ramah

Haikal - Jumat, 29 Desember 2017 18:07 WIB
226 view
Dibuka Bupati Inhil, 110 Pengrajin Lokal Ikuti Kegiatan Temu - Ramah
Indragiri hilir,Sebanyak 110 pengrajin lokal asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan temu - ramah yang dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan di Hotel Inhil Pratama, Tembilahan, Jum'at (29/12/2017) pagi.

Acara temu - ramah diselenggarakan atas inisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Inhil bekerjama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Inhil dalam rangka meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah yang unggul.

Pada acara yang turut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan itu, Bupati Inhil, HM Wardan saat memberikan pidato mengatakan, tujuan utama dari penyelenggaraan temu - ramah ialah untuk menyelaraskan dan mensinergikan langkah pembinaan kepada pengrajin dalam meningkatkan daya saing.

Bupati mengatakan, jika melihat kepada sumber daya daerah, Kabupaten Inhil merupakan daerah dengan potensi yang luar biasa untuk pengembangan kesenian lokal. Namun, potensi yang luar biasa itu, belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Salah satu potensi terbesar kita adalah kelapa. Kelapa yang begitu melimpah di Kabupaten Inhil yang sudah tersohor bahkan ke penjuru dunia sangat dapat dimanfaatkan sebagai bahan pokok untuk berkreasi dan berinovasi dalam bidang kesenian oleh para pengrajin lokal," papar Bupati.

Kegiatan temu - ramah yang diselenggarakan ini, dikatakan Bupati, dapat dijadikan sebuah sarana untuk mendiskusikan tentang upaya pengembangan potensi Kabupaten Inhil, seperti Kelapa. Para pengrajin lokal, lanjutnya, dapat menginisiasi karya - karya seni berbahan baku kelapa yang jumlahnya melimpah di Kabupaten Inhil.

"Ini merupakan kegiatan pertama kali dilaksanakan. Inhil merupakan Kabupaten yang kaya dan memiliki potensi luar biasa namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Kelapa merupakan kerajinan yang sangat potensial untuk dikembangkan di Inhil karena semua bagian dari pohon kelapa dapat dimanfaatkan bahkan menjadi bahan baku kerajinan," jelas Bupati.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan mengatakan, produk seni kerajinan memiliki peran yang nyata dalam peningkatan ekonomi rakyat maupun daerah.

"Dengan begitu, para pengrajin perlu dibina dan potensi mereka perlu untuk terus digali karena terbukti hasil kerajinan dari Inhil sangat diminati oleh pengunjung - pengunjung bilamana Inhil mengadakan pameran" ujar wanita yang akrab disapa Ikha ini.

Lebih lanjut, Ikha berharap, masyarakat Inhil menanamkan kecintaannya terhadap produk kesenian karya pengrajin lokal, seperti tenun songket yang memiliki ciri khas tersendiri jika dibandingkan dengan tenun songket daerah lain.

Ikha juga mengimbau kepada para pengrajin untuk menghasilkan produk kesenian yang berkualitas sehingga mampu untuk terus menjaga konsistensi usaha yang menjadi penopang ekonomi keluarga.

"Agar usaha kita terus berlanjut ciptakan produk yang bermutu, kemasan yang menarik, dan mematok harga yang terjangkau. Harga jual jangan terlalu murah atau terlalu mahal. Kepada seluruh peserta diharapkan dapat mengambil pelajaran dari acara ini sehingga dapat mempertahankan eksistensi dari produk-produk yang dibuat," imbaunya.

SHARE:
beritaTerkait
Jelang Hari Jadi ke-78, Polwan Polda Riau Turun dalam Penanganan Karhutla
Kapolres Inhil dan Tim Gabungan Pilih Bermalam Demi Pastikan Karhutla Benar-Benar Padam
Pisah Sambut Kajari Inhil, Plh. Bupati Yuliantini Dorong Sinergi Untuk Daerah Kondusif
malam puncak sistem informasi award ke-8 tahun 2026, pemkab inhil apresiasi prestasi mahasiswa dan dosen
Polda Riau Awasi Lahan Bekas Terbakar, Pastikan Karhutla Tak Jadi Jalan Membuka Lahan
Berangkat Jualan Cempedak, Pompong Berisi Tiga Pria Dikabarkan Hilang Kontak
komentar
beritaTerbaru