Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

MUI: Tak Ada Hubungan Kolom Agama di KTP dan Diskriminasi

- Jumat, 20 Juni 2014 16:04 WIB
243 view
MUI: Tak Ada Hubungan Kolom Agama di KTP dan Diskriminasi
JAKARTA, PESISIRNEWS.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan, mengatakan bahwa tidak ada hubungannya antara kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan perlakuan diskriminasi.

"Tidak ada hubungannya antara kolom agama dan diskriminasi. Justru dengan adanya kolom agama itu banyak manfaatnya," kata Amidhan di Jakarta, Jumat (20/6).

Kolom agama, sambung dia, memudahkan pemerintah untuk melakukan pembinaan umat beragama dan memudahkan seseorang dalam pergaulan. "Kolom agama bukan untuk diskriminasi tapi transparansi," tegas dia.

Agama, kata dia, seharusnya bukan menjadi sesuatu yang perlu ditakutkan. "Sekarang, kalau ada orang pakai peci hitam. Peci hitam sudah jadi ciri nasional. Jadi bukan hanya Islam. Sulit mengetahui agama seseorang jika tidak ada kolom agama. Kolom agama itu bertujuan untuk menghargai pemeluk agama lain," kata dia seperti dikutip Antara.

Polemik mengenai kolom agama di KTP sudah berlangsung sejak satu dekade lalu. MUI sendiri keberatan jika kolom agama dihapuskan dari KTP.

Sebelumnya, Direktur Megawati Institute, Siti Musdah Mulia, mengatakan kolom agama dalam KTP kerap dipolitisasi dalam berbagai kepentingan jangka pendek. "Misalnya, pegawai yang berlainan agama susah untuk naik pangkat," kata Musdah.

Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan kolom agama di KTP tidak ada gunanya. Basuki mengatakan ada banyak aliran agama yang dianut oleh penduduk Indonesia. Tak jarang aliran-aliran tersebut menafsirkan ritual agamanya dengan sangat berbeda.

"Jadi terlalu naif, jika pemerintah hanya mengakui beberapa agama saja dan membatasi penduduknya untuk memilih agama," jelas Basuki.(sh.c)

SHARE:
beritaTerkait
Kualitas Udara Inhil Tidak Sehat, Disdik Sesuaikan Kegiatan Pembelajaran di Sekolah
Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Sinergitas Forkopimda dan Pengantar Tugas Kajari
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, bagi Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, mesti sejalan dengan meneladani akhlak mulia Rasulullah.
Wakil Bupati Inhil Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 88 PNS
Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Ini Kerja Bersama, Fokus Kami Padamkan Api
komentar
beritaTerbaru