Rabu, 10 Juni 2026 WIB

Pj. Bupati Meranti Ajak SKPD Keroyokan Bentuk Desa Bahari Rangsang Pesisir

- Senin, 07 September 2015 15:57 WIB
182 view
Pj. Bupati Meranti Ajak SKPD Keroyokan Bentuk Desa Bahari Rangsang Pesisir
Beginilah suasana Rapat Koordinasi (Rakor) bersama SKPD, yang membahas tentang pengembangan wilayah Desa Bahari
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti komit mengembangkan potensi Meranti untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satu yang digagasnya yakni pembentukan Desa Nelayan (Desa Bahari), di Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir. Untuk itu ia mengajak seluruh SKPD mewujudkan program pemberdayaan masyarakat tersebut.

"Mari seluruh SKPD kita keroyokan untuk mengentaskan kemiskinan, melibatkan masyarakat memanfaatkan potensi daerah," ujar Pj. Bupati Meranti, H Edy Kusdarwanto, dalam rapat koordinasi bersama SKPD membahas pengembangan wilayah Desa Bahari, diruang Melati Kantor Bupati Meranti, Senin (7/9).

Seperti dipaparkan Sekdakab, Drs Iqaruddin, dilihat dari Geo- Strategis, Kabupaten Meranti memiliki potensi Bahari yang sangat besar, jika tidak dimanfaatkan dengan maksimal sangat rugi, padahal Meranti juga memiliki SDM yang dapat dilibatkan untuk mendukung potensi tersebut.

Ide Desa Bahari, diakui Sekda merupakan ide dari Pj. Bupati Meranti yang berkeinginan mengangkat kesejahteraan masyarakat melalui potensi yang dimiliki daerah, sebagai daerah yang terletak di pintu masuk internasional acap kali diidentikan dengan kemiskinan, rumah tak layak huni, serta penyakit. Pj. Bupati meyakini dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam yang ditunjang dengan SDM di Meranti, daerah ini dapat tumbuh dan berkembang menjadi Kabupaten yang maju.

"Setelah tiga puluh dua (32) hari melihat potensi negeri sekaligus meminta pertimbangan dan diskusi dengan berbagai pihak, membawa isu perbatasan memunculkan gagasan pembentukan Desa Bahari," akui Edy.

Dimana pengaplikasiannya, dengan melibatkan masyarakat tempatan bersama-sama dengan pemerintah daerah mengelola potensi desa.

"Jadi masyarakat tidak hanya sebagai objek pembangunan tapi juga berperan sebagai subjek, masyarakat desa kita ajak musyawarah untuk mufakat membangun desanya," jelas Pj. Bupati.

Menurut Edy, di desa tidak hanya bicara angka-angka tapi langsung berhadapan dengan objeknya yakni masyarakat yang selalu berharap apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk memajukan desa dan mengangkat ekonomi masyarakat. Jadi pembentukan Desa Bahari yang melibatkan langsung masyarakat merupakan tindakan yang nyata. Masyarakat desa diposisikan sebagai objek pembangunan tetapi juga subjek pembangunan dalam rangka mencibtakan kemandirian.

"Jika format ini bisa dijalankan maka kesejahteraan dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat dapat diwujudkan," ujarnya.

Dengan masuknya teknologi Broadband di Desa Tanah Merah membuat Pj. Bupati semakin optimis program Desa Bahari akan sukses, meski kurang didukung oleh infrastruktur jalan dan transportasi laut yang memadai namun dengan kehadiran teknologi informasi Broadband dapat menembus dunia.

"Melalui teknologi itu semua informasi positif dapat dikendalikan kangsung oleh kader desa," urainya.

Ia berharap, program Desa Bahari juga dapat didukung oleh Saka-Saka pramuka yang juga diwacanakan untuk mengawal pemanfaatan potensi daerah.

"Saka-Saka itu dapat juga menjadi pendamping mencibtakan kesejahteraan masyarakat desa, jika satu desa maju pasti akan menulari desa lainnya," terang Edy.

Untuk diketahui, pembentukan Desa Bahari ini akan dimulai dengan menghimpun semua informasi terkait potensi daerah Rangsang Pesisir dan sekitarnya, penghimpunan informasi dipimpin langsung oleh Sekda H. Iqaruddin bersama SKPD terkait yakni Bappeda, BLH, Dinas PU, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Kelautan, Distamben, Perhubungan, Bagian Tapem, Bagian Ekonomi serta Hukum.(Rls/Adi)

SHARE:
beritaTerkait
Respon cepat Polsek Kateman atas pengaduan masyarakat lewat *medsos facebook* tentang dugaan Penyalahgunaan Narkotika di Ruko Salon WN Kel. Tagaraja K
Bupati Herman Sambut Kepulangan 307 Jamaah Haji Inhil di Embarkasi Batam
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Amankan Seorang Pengedar dan Sita 4,70 Gram Sabu
Katerina Susanti Tinjau Lomba Kuliner Inovatif Berbahan Kelapa dan Sagu, Dorong Pengembangan Produk Unggulan Daerah
TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla Di inhil
Bhabinkamtibmas Kelurahan Khairiah Mandah Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
komentar
beritaTerbaru