Jumat, 19 Juni 2026 WIB

Dibantai 6-0, Munster Ingin Lawan Timnas Indonesia di Kandang

- Minggu, 16 Juni 2019 12:16 WIB
491 view
Dibantai 6-0, Munster Ingin Lawan Timnas Indonesia di Kandang
Pesisirnews.com - Timnas Vanuatu mendapatkan hasil mengecewakan saat bertamu ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (15/6) malam WIB.

Dilansir dari Pojoksatu.id, dalam laga uji coba itu, Vanuatu tak berdaya menghadapi gelombang serangan Timnas Indonesia. Alhasil mereka kalah telak 0-6.

Menanggapi kekalahan ini, pelatih Vanuatu Paul Munster tentu merasa kecewa. Hal ini wajar, sebab laga tersebut sejatinya untuk persiapan mereka melakoni Pacific Games 2019 pada 7-20 Juli mendatang.

Akan tetapi, mereka harus pulang dengan tangan hampa dan kekalahan telak.

Munster pun berharap bisa melakukan rematch atau pertandingan melawan Indonesia kembali. Namun, dia ingin giliran Timnas Indonesia yang tandang ke Vanuatu.

"Waktu perjalanan ke Indonesia sangat jauh dan melelahkan. Kami tidak banyak waktu untuk recovery dan langsung tampil," ujar Munster usai pertandingan.

Pelatih asal Republik Irlandia itu seperti setengah bercanda dengan mengatakan ingin 'balas dendam' melawan Indonesia.

"Saya pribadi berharap bisa tanding ulang melawan Timnas Indonesia. Saya akan menantang Simon McMenemy untuk membawa skuadnya datang bermain di Vanuatu," imbuhnya.

Vanuatu sendiri bakal menghadapi Fiji dan Tahiti dan permainan mereka dinilai berbeda dari Indonesia. Munster menegaskan pasukannya akan bermain dengan kemampuan terbaik di ajang Pacific Games 2019.(dan)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua Tp PKK inhil Katerina Susanti Herman Gelar Giat  Layanan Gelar Kasus Kekerasan Terhadap Anak
Pemkab Inhil Raih WTP Ke-10, Wabup Yuliantini Ajak ASN Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah
Polres Inhil Salurkan Paket Sembako dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
Polres Inhil Gelar Bakti Sosial Pembagian Air Bersih Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
komentar
beritaTerbaru