Senin, 03 Agustus 2026 WIB

Gus A am: Musuh Sejati Jokowi Adalah Kepalsuan

Haikal - Minggu, 18 November 2018 11:22 WIB
20.684 view
Gus A am: Musuh Sejati Jokowi Adalah Kepalsuan

SURABAYA-Menarik! Meme Video pendek bertema 'Reflek', karya @handri.zef menarik untuk ditonton. Mahfud MD sendiri menilai ini meme video itu kreatif. Mahfud juga menggunakan istilah mutlisasi.

"Ini meme video yg kreatif, dimutilasi dari video teve (VT) scr menyegarkan shg menjadi lucu dgn disisipi gambar2 tp tdk menyerang scr kalap melainkan menyindir scr berkelakar ala Indonesia. Info sj, ini diambil dari VT E-Talk Show di TV One yg anchornya tengil: Wahyu Muryadi," tulis Mahfud MD.

Padahal, isinya cukup tajam. Video itu, diawali cuplikan pertanyaan: Pilih Kuda atau Kodok? Mahfud langsung menjawab "Ko, Kuda," jawabnya cepat.

Baca Juga:

Pemirsa langsung tanggap apa yang dimaksud dalam pertanyaan tersebut. Kodok sering diidentikkan dengan Jokowi. Ketika masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Presiden Joko Widodo gemar memelihara kodok.


Baca Juga:
Keterangan foto kompas.com

Kodok-kodok itu dipelihara di dalam kolam ikan rumah dinas gubernur DKI di depan Taman Surapati, Menteng, Jakarta Pusat. Jumlah kodoknya banyak. Berwarna hijau tua serta berukuran besar-besar. Bagi Jokowi, suara kodok menghantarkannya pada suasana desa yang tenang. Apalagi, kala hujan. Belakangan Kodok Jokowi banyak yang mati diterkam Biawak.

Sementara, Kuda identik dengan Prabowo Subianto. Meski dia suka bola, tetapi, berkuda bagi Prabowo tidak bisa ditinggalkan.  "Dari dulu semua pemimpin bisa menunggang kuda, karena menunggang kuda itu sarana kerjasama antara manusia dan binatang, kuda tidak bisa bahasa manusia, tetapi bisa kerjasama, kuda dengan berat 600 kilogram bisa kendalikan. Bisa menunggang kuda, berarti mengerti kumpulan-kumpulan manusia," ujarnya.

Mahfud MD sendiri sempat terpeleset, nyaris memilih Kodok, tetapi kenyataannya dia lebih memilih Kuda. Ini dimaknai warganet bahwa Mahfud MD lebih memilih Prabowo-Sandi yang pernah disebutnya sebagai pasangan Tegas dan Cerdas.

"Apa yang disampaikan Pak Mahfud itu jelas, meme video ini sindirian halus tetapi tajam. Saking tajamnya kita tidak terasa 'putus sudah' kepercayaan kita kepada janji-janji palsu pemerintah," tegas KH Agus Solachul A'am Wahib Wahab, kepada duta.co, Minggu (18/11/2018).

Jangan Lupa Yang Bayar Kita

Menurut Gus A'am, kalau kita mau fair, tidak ada prestasi yang dibanggakan dari pemerintahan Jokowi. Infrastruktur yang dibangga-banggakan itu, justru 'mengubur' harapan rakyat kecil.

"Mau pamer pembangunan jalan tol? Sulit. Di mata rakyat, proyek tersebut justru tercium sebagai 'proyek busuk' hanya menguntungkan asing dan elit," jelasnya.

Menurut cucu Mbah Wahab (KH Wahab Chasbullah pendiri NU) ini, jalan tol tersebut lebih memudahkan berbagai perusahaan raksasa milik asing yang pekerjaannya mengeruk sumber daya alam (SDA) Indonesia.

Gus A'am (kiri) dan Gus Saiful Amin. (FT/MKY)

"Proyek-proyek China itu memang membutuhkan saran tersebut. Maka mereka mau meminjami dana pembangunannya. Lalu apa yang didapat rakyat Indonesia?  Apakah membludaknya tenaga kerja asing ini yang kita harapkan? Jelas tidak! Padahal, jangan lupa, kita yang harus bayar pinjaman itu," tegasnya.

Jadi? "Musuh sejati pemerintah sekarang (Capres Jokowi) adalah kepalsuan. Wajar kalau Pak Mahfud menyanyi 'Janjimu Dahulu Itu Palsu'," tutupnya.




Sudah tayang di


https://duta.co/mahfud-md-terpeleset-nyaris-pilih-kodok-gus-aam-musuh-sejati-jokowi-adalah-kepalsuan/

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas
Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan
Bupati Inhil Harap Porsigal Perkuat Persaudaraan dan Sinergikan Potensi Daerah
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
Ketua MUI Inhil: Pemberantasan Narkoba oleh AKBP Farouk Oktora Bentuk Penyelamatan Umat
komentar
beritaTerbaru