Selasa, 16 Juni 2026 WIB

Ada Operasi Intelijen di Kasus Miyabi, Ini Kata Imigrasi

- Jumat, 09 November 2018 13:51 WIB
1.734 view
Ada Operasi Intelijen di Kasus Miyabi, Ini Kata Imigrasi
Jpnn.com

Pesisirnews.com - Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Bali mengaku menggelar operasi intelijen yang berbuntut pemeriksaan terhadap mantan bintang bokep Jepang Maria Ozawa alias Miyabi. Operasi intelijen keimigrasian itu sebagai tindak lanjut atas informasi yang diterima sekitar tiga pekan sebelumnya.

Menurut Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Bali Agoto PP Simamora, awalnya jajarannya menerima informasi dalam bentuk selebaran tentang kegiatan bertitel Tropical Boat Party With Maria Ozawa yang tiketnya sampai puluhan juta rupiah. Selanjutnya, petugas imigrasi di Bali terus memantaunya dan menggelar operas intelijen.

"Operasi intelijen ini dilakukan berdasarkan informasi yang kami peroleh sejak tiga minggu sebelumnya. Dan kami pantau terus-menerus," ujarnya di Denpasar, Kamis (8/11) sore.

Baca Juga:

Agoto lantas menunjukkan sejumlah foto selebaran. Dalam selebaran itu juga tercantum nomor kontak bagi yang hendak melakukan reservasi untuk menghadiri Tropical Boat Party with Maria Ozawa.

"Kami menghubungi langsung nomor yang tercantum pada RSVP dan janji bertemu untuk pembayaran di Bilangan, Seminyak. Pada tanggal November 6 tim bertemu dengan seorang wanita bernama Barbie Nouva untuk membeli tiket seharga Rp1,5 juta untuk empat orang," katanya.

Baca Juga:

Imigrasi pun memiliki bukti pembayarannya. Bahkan ada nota tanda terima yang ditandangi Barbie Nouva. 

Akhirnya imigrasi memeriksa Miyabi. Hanya saja, pemilik nama Sayaka Stephanie Strom itu tak melangar aturan keimigrasian.

"Kami telah mendapat konfirmasi dari yang bersangkutan. Bahwa dia tidak mengetahui ulang tahun temannya yang disebut Barbie Nouva itu mengambil uang tiket," ujar Agoto.


Ada Operasi Intelijen di Kasus Miyabi - JPNN.COM

Menurutnya, Miyabi masuk Bali dengan visa kunjungan bebas. Namun, cewek kelahiran Hokkaido, 8 Januari 1986 itu mengaku tak berniat melakukan kegiatan komersial saat pesta ulang tahun Barbie.

"Sehingga kami dapat menyakini yang bersangkutan mengunakan visa kunjungan wisata. Memiliki tiket kembali. Dan tidak ada indikasi melakukan pelanggaran pidana," pungkasnya.


Sumber Jpnn.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru