Minggu, 02 Agustus 2026 WIB

GNPF Ulama:Aksi Bela Tauhid jilid II atau Aksi 211 di Perkirakan 20.000 Massa

Haikal - Kamis, 01 November 2018 22:23 WIB
2.792 view
GNPF Ulama:Aksi Bela Tauhid jilid II atau Aksi 211 di Perkirakan 20.000 Massa
Aksi Bela Tauhid jilid 2 atau Aksi 211 akan berlangsung pada besok Jumat, 2 November 2018.

Pesisirnews.com-GNPF Ulama dan Persaudaraan Alumni 212 akan menggelar Aksi Bela Tauhid atau yang mereka sebut sebagai aksi 211. Aksi ini akan digelar pada besok Jumat, 2 November 2018, sebagai lanjutan dari Aksi Bela Tauhid sebelumnya.

GNPF Ulama Klaim 20 Ribu Massa Hadir di Aksi Bela Tauhid 211

Baca Juga:


Hal ini disampaikan oleh anggora GNPF Ulama Menurutnya, Aksi Bela Tauhid ini akan dihadiri beberapa tokoh PA 212 seperti Ketua Media Centre PA212 Novel Bamukmin dan Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif.

Baca Juga:

Damai mengatakan, jumlah orang yang akan mengikuti aksi tersebut diperkirakan 20 ribu orang. Ia juga mengatakan bahwa aksi ini akan dilakukan setelah sholat Jumat di Masjid Istiqlal.

"Kira-kira mungkin 20 ribu. Dari Masjid Istiqlal salat Jumat bareng sampai Istana Merdeka," kata Damai, Kamis (1/11/2018).

Damai menegaskan surat pemberitahuan aksi tersebut sudah diberikan ke Polda Metro Jaya pada hari Selasa (30/10/2018). Hal ini sudah direncanakan melalui imbauan ulama pada Aksi Bela Tauhid sebelumnya.

"Semua ikut. Komponen, elemen ikut. Penggeraknya tadi, imbauan lama disikapi oleh PA 212," kata Damai lagi.

Menurut Damai, tuntutan masyarakat yang tergabung dalam Aksi Bela Tauhid jilid II ini masih sama, yakni menuntut proses hukum pada pembakar bendera hitam berkalimat tauhid di Limbangan, Garut, Senin (22/10/2018).

Damai meminta pihak Barisan Ansor serbaguna (Banser) NU ditindak dengan menggunakan Undang-undang tentang ormas.

Dua orang yang melakukan pembakaran hanya dijadikan tersangka terkait membuat kegaduhan. Ancaman maksimal hukuman mereka maksimal tiga minggu penjara atau denda Rp 900.

Sementara itu, Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya Kombes Umar Effendi mengaku bahwa pihaknya sudah menerima pemberitahuan soal aksi itu.

Surat pemberitahuan itu sudah masuk ke Polda Metro Jaya. Terkait perkiraan jumlah massa, ia merasa tak akan jauh berbeda dengan demo sebelumnya sekitar 1.000 orang. "Enggak sampai lah [kalau 20 ribu]," kata Umar  tanpa mau merinci jumlah massa dalam surat pemberitahuan.


Seperti di lansir :Tirto.id

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil Pastikan Penanganan Korban Gigitan Monyet Liar Berjalan Optimal
Kapolres dan Bupati Inhil Turun Langsung Tinjau 11 Korban Gigitan Monyet, Pengobatan Gratis, Perburuan Terus Berlanjut
Bupati Herman Dorong Hotel dan Swalayan Jadi Etalase Produk UMKM Unggulan Inhil
Bupati Inhil dan Kapolda Riau Laksanakan Running Man di Kota Tembilahan
Bupati Inhil dan Kopalda Riau Silaturahmi Dengan KKSS
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang, Tim Gabungan Sisir Permukiman Gunakan Perahu Karet
komentar
beritaTerbaru