Serangan Monyet Belum Mereda, PW IWO Riau Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
INDRAGIRI HILIRKetua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, mendorong Pemerintah Kabupaten Indragi
Artikel
PALEMBANG, pesisirnews.com - Mantan anggota polisi wanita (polwan) yang bertugas di Mapolda Sumatera Selatan mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial lantaran melakukan kampanye dengan menggunakan pakaian dinas lengkap kepolisian.
Kejadian tersebut terungkap saat Kompol S, mantan polwan tersebut mengunggah fotonya di akun media sosial instagram @sundaristi19 dengan keterangan foto "dibuang foto ini sayang utk kenangan 2019. Insya allah ganti kostum sbg wakil rakyat di DPR".
Unggahan foto tersebut mendapatkan komentar dari para netizen. Akun @mikodimas bilang, "Nyaleg mba,dr partai apa?Emang sudah purna?".
Baca Juga:
Kompol S itupun membalas komentar tersebut, "Rencana pensiun dini biar bisa membantu masyarakat menyampaikan aspirasinya. mhn di beri masukan."
Kapolda Sumatera Selatan Irjan Pol Zulrkanain Adinegara ketika dikonfrimasi menjelaskan bahwa Kompol S telah pensiun dari anggota kepolisian.
Baca Juga:
Zulkarnain pun menyesalkan tindakan dari Kompol S yang tetap menggunakan seragam kepolisian untuk berkampanye.
"Yang bersangkutan mengundurkan diri sebelum mendaftar caleg dan pensiun dini. Ada dua anggota polisi yang menjadi caleg, satu maju ke DPRD Sumsel dan satu mantan polwan berpangkat Kompol maju untuk DPR RI. Tapi kami menyesalkan karena kampanye memakai seragam kepolisian," kata Zulkarnain, Kamis (18/10/2018).
Zulkarnain melanjutkan, polisi selama ini dikenal netral dan tidak berpihak kepada siapapun baik itu dalam pilkada, pileg, bahkan pilpres. Menurutnya, perbuatan Kompol S tentu dapat menciderai internal kepolisian.
"Kami dapat itu ke Propam bahwa yang (caleg) DPR RI menggunakan baju polisi saat kampanye, ini tidak boleh. Kami akan ambil tindakan karena baju polisi adalah ciri khas kami," tegas jenderal bintang dua tersebut.
Terkait kejadian itu, Zulkarnain akan memanggil dan memeriksa Kompol S. Sedangkan soal pelanggaran pemilu akan diserahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
"Tapi walaupun bukan lagi anggota polisi kami akan ambil tindakan, apakah itu pelanggaran administratif atau apa, itu wewenang Bawaslu. Yang jelas, bagusnya dia (Kompol S) tidak lagi pakai baju polisi karena bukan lagi anggota polisi, masak tidak tahu," ujarnya.
Sumber: kompas.com
INDRAGIRI HILIRKetua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, mendorong Pemerintah Kabupaten Indragi
Artikel
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Kabupaten/Kota Sehat (KKS), sebuah program kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, yang ber
Artikel
TEMBILAHAN, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hilir Zailani,S.Sos menghadiri acara Pembukaan Pusat
Artikel
TEMBILAHAN Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Indragiri Hilir, Zailani, http//S.Sos, secara langsung melakukan pendampi
Artikel
Pekanbaru 24 Juli 2026 Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema Bersatu Berdaulat,
Advertorial
(Pesisirnews.com)Pekanbaru, 24 Juli 2026 Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus seb
Advertorial
TEMBILAHAN Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman bersama Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengunjungi warga yan
Peristiwa
TEMBILAHAN Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., bersama Bupati Inhil H. Herman turun langsung men
Artikel
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, mendorong hotel dan swalayan di Kabupaten Indragiri Hilir menjadi etalase promosi sek
Artikel
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman bersama Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan melaksanakan kegiatan running man di
Olah Raga