Minggu, 27 September 2026 WIB

Video Pramuka 2019 Ganti Presiden Bikin Geram, Ini Tanggapan Gus Ipul

- Rabu, 17 Oktober 2018 11:14 WIB
131 view
Video Pramuka 2019 Ganti Presiden Bikin Geram, Ini Tanggapan Gus Ipul
Jpnn.com

Pesisirnews.com - Video berdurasi 35 detik yang menampilkan puluhan Pramuka menyerukan yel-yel 2019 ganti Presiden, membuat geram Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur, Saiful lah Yusuf.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini protes keras terhadap politisasi gerakan Pramuka.

"Kepada siapa saja yang terkait dengan video tersebut harus bertanggung jawab dan meminta maaf pada organisasi Pra muka dan masyarakat. Selain itu harus menarik video tersebut," tutur Gus Ipul di kantor Pramuka Kwarda Jawa Timur di Jalan Raya Kertajaya Indah Timur seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Selasa (16/10).

Baca Juga:

Ia mengaku belum mengetahui lokasi pembuatan video tersebut.

Lebih lanjut Wakil Gubernur dua periode ini meminta kepada Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso untuk mengambil langkah hukum dan bertindak cepat agar kejadian serupa tidak berulang.

Baca Juga:

"Saya khawatir jika tidak segera disikapi maka akan ditiru oleh gugus depan (Gudep) yang lain yang bisa mengeluarkan pernyataan berbeda antar Gudep," katanya.

Gus Ipul mengaku menindak tegas jika peristiwa itu terjadi di Jawa Timur, yakni dengan membekukan Gudep Pramuka.

Di dalam video yang viral di sejumah media sosial itu tampak seseorang mengucapkan takbir, dan 2019 Ganti Presiden hingga beberapa kali.

Diperkirakan tingkatan penggalang yakni 11-15 tahun "Ungkapan tersebut sudah menyalahi AD/ART. Padahal pada saat pelantikan menjadi anggota pramuka, semuanya disumpah untuk tidak memasukkan politik praktis ke dalam organisasi ini," jelasnya.

Menurut Gus Ipul, organisasi gerakan pramuka tidak boleh memasuki politik praktis kecuali mengatas namakan pribadi bukan organisasi pramuka.

Sementara itu Wakil Kwarda Pramuka Jatim, Purwadi mengatakan gerakan pramuka adalah organisasi pendidikan. Menurutnya siapapun tidak boleh menarik gerakan pramuka ke politik praktis.

"Karena kita menyiapkan kader bangsa sesuai dengan Pancasila," ujarnya. 


Sumber Jpnn.com 

SHARE:
beritaTerkait
Tim KKP Evakuasi Diduga Bangkai Paus di Perairan Sungai Bahale Mandah
Warga Temukan Jenazah Pria di Dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang
Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
komentar
beritaTerbaru