Minggu, 02 Agustus 2026 WIB

Masyarakat Sumbar Sudah Terbang dengan membawa, 1,6 Ton Rendang menuju sulawesi tengah.

Haikal - Sabtu, 06 Oktober 2018 11:01 WIB
724 view
Masyarakat Sumbar Sudah Terbang dengan membawa, 1,6 Ton Rendang menuju sulawesi tengah.
Wagub Nasrul Abit dan Kepala BPBD pantau randang dikirim ke Sulteng. (Foto: Hariansinggalang)
PADANG-Berbagai jenis bantuan dari masyarakat untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah terus berdatangan. Salah satunya dari masyarakat Sumatera Barat. Bantuan yang dikirim berupa makanan randang sebanyak 1,6 ton.

Rendang itu dikirimkan melalui Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma dengan pesawat Hercules TNI. "Kami sudah dapat konfirmasi. Pagi ini bantuan randang dari Sumbar diberangkatkan ke Palu, Sulteng," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BadanĀ 
Bantuan makanan berupa randang diharapkan bisa membantu meringankan beban korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi. Bantuan itu sudah mulai diinisiasi untuk dikumpulkan satu hari pascagempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah.

Hanya dalam waktu empat hari terkumpul 1,6 ton randang, sebagai bentuk kepedulian warga Sumbar terhadap saudaranya yang mengalami musibah di Sulawesi. Masyarakat Sumbar, terutama Padang sangat memahami sulitnya kehidupan pascabencana gempa yang meluluhlantakkan infrastruktur daerah.

Karena di Sumbar sendiri, tanggal 30 September 2009 sesaat sebelum bedug maghrib berbunyi, gempa 7,6 SR mengguncang Sumbar. Meski tidak mengakibatkan tsunami, tetapi gempa itu menghancurkan ribuan rumah dan perkantoran.

Listrik mati, jaringan telekomunikasi terputus sampai daerah menjadi terisolir dan logistik susah didapat. Tercatat 1.195 orang meninggal dalam bencana besar tersebut.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, logistik merupakan kebutuhan utama bagi korban pascabencana, karena itu masyarakat Sumbar fokus mengumpulkan randang untuk membantu kebutuhan logistik di Palu, Donggala dan Sigi.

Selain randang, masyarakat bersama Pemprov Sumbar juga mengirimkan Rp 1 miliar uang bantuan yang bisa digunakan oleh pemerintah setempat untuk membantu warganya.

Sebelumnya Pemprov Sumbar kesulitan mendistribusikan randang yang telah terkumpul di kantor BPBD setempat karena belum ada penerbangan komersil menuju Palu. Akhirnya pemerintah daerah berkoordinasi dengan satgas penanggulangan bencana gempa dan tsunami Palu dan Donggala di Lanud Halim Perdanakusuma untuk pengiriman bantuan itu.(***)

Sumber:fokusriau.com

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil Pastikan Penanganan Korban Gigitan Monyet Liar Berjalan Optimal
Kapolres dan Bupati Inhil Turun Langsung Tinjau 11 Korban Gigitan Monyet, Pengobatan Gratis, Perburuan Terus Berlanjut
Bupati Herman Dorong Hotel dan Swalayan Jadi Etalase Produk UMKM Unggulan Inhil
Bupati Inhil dan Kapolda Riau Laksanakan Running Man di Kota Tembilahan
Bupati Inhil dan Kopalda Riau Silaturahmi Dengan KKSS
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang, Tim Gabungan Sisir Permukiman Gunakan Perahu Karet
komentar
beritaTerbaru