Sabtu, 26 September 2026 WIB

TGB Zainul Majdi Ingin Bertemu Megawati

- Rabu, 18 Juli 2018 11:09 WIB
232 view
TGB Zainul Majdi Ingin Bertemu Megawati
Jpnn.com

Jakarta, Pesisirnews.com - TGB Zainul Majdi merupakan satu kandidat cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019. Gubernur Nusa Tenggara Barat itu menyatakan bersyukur disebut sebagai salah satu cawapres Jokowi.

"Kalau disebut dalam konteks yang baik, ya perlu disyukuri," terang dia saat berkunjung ke redaksi Jawa Pos.

TGB menyadari bahwa dirinya bukanlah tokoh partai dan tidak punya pengaruh di partai mana pun. Menurut dia, masih banyak tokoh yang mempresentasikan organisasi besar untuk menjadi cawapres.

Baca Juga:

"Tapi, penentuan cawapres itu bergantung capresnya. Tentu, capres akan berdiskusi dengan partai koalisi dalam memilih pendampingnya," ujarnya.

Gubernur NTB dua periode itu juga mengatakan sudah mendatangi sejumlah tokoh. Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, TGB menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu membangun NTB selama dirinya menjadi gubernur. "Belum ada pembicaraan khusus terkait capres-cawapres," katanya.

Baca Juga:

Ke depan, dia juga ingin bersilaturahmi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun, waktunya belum dijadwalkan. "Silaturahmi merupakan sarana pembelajaran," tuturnya.

Jika nanti tidak dipilih sebagai cawapres, TGB mengaku pasrah. Menurut dia, masih banyak lahan untuk mengabdi dan berkontribusi bagi Indonesia. Baik di struktural maupun kultural. "Semua itu lahan kerja dan pengabdian," paparnya.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, meski sudah ada nama-nama yang mengerucut, masih ada tahapan yang harus dilalui.

"Karena jadwal pendaftaran 4–10 Agustus, saya meyakini nama itu muncul di hari akhir. Hal itu sudah jadi fatsun politik," ujarnya di kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (17/7).

Pram menambahkan, presiden masih perlu berkomunikasi dengan ketua umum partai-partai pendukung untuk mendiskusikan nama-nama cawapres yang sudah "dikantongi". Menurut dia, nama cawapres yang dipilih diharapkan tidak mengurangi elektabilitas Jokowi.

"Sekarang ini relatif popularitas Jokowi sangat tinggi. Dengan demikian, nama (cawapres, Red) itu menjadi komplementer," imbuhnya.


Sumber jpnn.com 

SHARE:
beritaTerkait
Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir
Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi
komentar
beritaTerbaru