Sabtu, 26 September 2026 WIB

Aksi Pembantaian Buaya di Sorong Papua Jadi Sorotan Media Jepang

- Selasa, 17 Juli 2018 11:28 WIB
517 view
Aksi Pembantaian Buaya di Sorong Papua Jadi Sorotan Media Jepang
Facebook/Kompas.com
Buaya dibantai di penangkaran di Jalan Bandara SP1, Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas, Sorong, Papua Barat, Sabtu (14/7/2018).

Pesisirnews.com - Pembantaian terhadap 200an ekor buaya di Sorong Papua mendapat sorotan dari media Jepang antara lain NHK, AFP Japan serta media lainnya.

"Buaya yang sempat membunuh seorang warga setempat di Papua membuat masyarakat setempat marah dan membunuh sekitar 300 ekor buaya dan kini mendapat keprihatinan mendalam dari badan pelestarian alam setempat," ungkap NHK, Senin (16/7/2018).

Peristiwa pembantaian 292 ekor buaya terjadi pada Sabtu (14/7/2018).

Baca Juga:

Massa membantai buaya setelah seorang warga bernama Sugito tewas dimangsa buaya saat sedang mencari rumput di sekitar area penangkaran buaya, pada Jumat (13/7/2018).

Dari 292 ekor buaya, dua ekor di antaranya milik pemerintah dan 290 ekor lainnya adalah aset pemegang izin, PT Mitra Lestari Abadi.

Baca Juga:

"Seorang pegawai mendengar seseorang berteriak minta tolong. Dia dengan cepat pergi dan melihat buaya itu menyerang. Orang tersebut tewas dan warga datang ke penangkaran dan membunuh semua buaya," ungkap Kepala Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) di Papua Barat, Basar Manullang.

Setelah pemakaman warga pada 14 Juli, ratusan penduduk desa menyerang tempat buaya dengan tongkat, pisau dan lainnya untuk menaklukkan mereka.

Dari 292 buaya yang dibunuh ada yang sekitar dua meter panjang tubuhnya.

"Ada juga warga lokal yang membuat video memperlihatkan bagaimana aksi pembunuhan dan mengerek buaya dengan tali," tambah NHK.

Ada buaya yang berada dalam tempat perlindungan serta izin dari pemerintah.

Otoritas perlindungan satwa lokal setempat mengutuk hal tersebut.

"Polisi setempat juga sedang memeriksa pertanggungjawaban dan melakukan investigasi tindakan kriminal," lapor NHK


Sumber Tribunnews.comĀ 

SHARE:
beritaTerkait
Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir
Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi
komentar
beritaTerbaru