Sabtu, 26 September 2026 WIB

Raih 144 Suara, Indonesia Resmi Terpilih Jadi Dewan Keamanan PBB

- Sabtu, 09 Juni 2018 19:57 WIB
212 view
Raih 144 Suara, Indonesia Resmi Terpilih Jadi Dewan Keamanan PBB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengaku bersyukur karena Indonesia terpilih menjadi Dewan Keamanan PBB mewakili Asia Pasifik. (JawaPos.com)

Pesisirnews.com - Indonesia akhirnya terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mewakili Asia Pasifik. Hal itu merupakan hasil sidang pemilihan umum di Majelis Umum (PBB) pada Jumat (8/6) di New York, Amerika Serikat.

Diketahui, Indonesia terpilih dengan perolehan 144 suara. Bersaing melawan Maladewa yang hanya memperoleh 46 suara. Pada pemilihan kali ini, tercatat ada enam negara anggota PBB yang akan berebut lima kursi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dan satu untuk Eropa Timur.

Empat negara lain yang berhasil merebut kursi adalah Belgia dan Jerman untuk Eropa Barat dan lainnya, sementara Republik Dominika untuk Amerika Latin dan Karibia, dan Afrika Selatan untuk Afrika.

Baca Juga:

"Alhamdulillah, dalam sidang majelis umum PBB, Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020 mewakili Asia Pasifik, menggantikan Kazakstan yang masa jabatannya akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2018," kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi usai pemilihan umum kepada wartawan melalui teleconference pada Jumat (8/6).

Suara yang didapat oleh Indonesia diakui Retno lebih dari dua pertiga suara majelis yang seharusnya. "Ini adalah amanah besar yang diberikan kepada Indonesia," kata Retno.

Baca Juga:

Hasil suara dari empat negara lain adalah sebagai berikut. Jerman 184 suara, Afrika Selatan 183 suara, Republik Dominika 184 suara, dan Belgia 181 suara.

Dewan Keamanan PBB memiliki 15 anggota, yakni lima anggota tetap dan 10 anggota terpilih. Anggota tidak tetap dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan dua tahun. Lima di antaranya diganti setiap tahun. Saat ini, lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB yaitu Inggris, Tiongkok, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat.


Sumber Jawapos.com 

SHARE:
beritaTerkait
Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir
Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi
komentar
beritaTerbaru