Rabu, 22 Juli 2026 WIB

Antisipasi Eskalasi Konflik China-Taiwan, Kemlu Siapkan Rencana Darurat Amankan WNI

- Senin, 08 Agustus 2022 09:38 WIB
1.073 view
Antisipasi Eskalasi Konflik China-Taiwan, Kemlu Siapkan Rencana Darurat Amankan WNI
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha dalam Media Briefing Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI, Jakarta, Jumat (29-7-2022). (Foto: ANTARA/Katriana)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyiapkan rencana darurat jika situasi Taiwan memanas pasca-kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke negara tersebut.

"Kita mempunyai rencana kontijensi untuk mengantisipasi jika terjadi eskalasi di Taiwan," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha yang dikutip dari perbincangannya bersama Pro 3 RRI, Minggu (7/8/2022).

Menurutnya, kontijensi darurat ini bukan sesuatu hal yang luar biasa. Hal itu lantaran setiap perwakilan RI perlu memiliki sebuah kontijensi untuk mengantisipasi kedaruratan jika terjadi eskalasi di wilayah tersebut.

Baca Juga:

"Ini sesuai dengan Permenlu Nomor 5 Tahun 2018," ujarnya.

Dia mencontohkan rencana kedaruratan pernah dilakukan Kemlu saat evakuasi WNI dari Ukraina. Menurutnya, KBRI Kyiv pada saat itu memang sudah memiliki rencana kontijensi.

Baca Juga:

"Sehingga ketika terjadi kedaruratan eskalasi situasi teman-teman di KBRI dan juga WNI di Ukraina saat itu sudah memahami apa yang harus dilakukan," kata Judha memaparkan.

Hingga kini, kata Judha, Kemlu terus memantau WNI di Taiwan. Dia memastikan kondisi WNI di Taiwan relatif kondisi mereka tetap aman dan tetap tenang.

[br]

Meski demikian, Judha mengimbau WNI di Taiwan untuk lapor diri dan memastikan datanya tercatat di perwakilan RI atau di KDEI Taipei.

"Pastikan datanya uptodate itu terkait dengan sebaran," ucapnya.

Menurutnya, lapor diri itu penting dan jangan menunggu ada peningkatan eskalasi. Ia memastikan evakuasi dilakukan jika sudah membahayakan jiwa WNI di negara tersebut.

"Kita perlu melakukan evakuasi jika membahayakan jiwa," ucapnya.

Sementara itu, KDEI Taipei mencatat jumlah WNI yang berada di Taiwan mencapai lebih dari 300 ribu jiwa.

Dari jumlah itu, sebanyak 270 ribu pekerja migran dan 30 ribu terdiri dari pelajar, mahasiswa, pekerja profesional, dan keluarga WNI. (PNC/KBRN)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Timnas Indonesia Latihan Perdana Di China
Konflik Lahan Desa Sekayan Inhil di Mediasi
7 Perguruan Tinggi Indonesia Jalin Kerja Sama dengan 7 Perguruan Tinggi China
Presiden Jokowi Ingatkan Jajaran Persiapkan Diri Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran
Viral, Wanita Pencuci Piring Berangkat Kerja Diantar Naik Mobil Mewah Bentley
Menhub Malaysia Sebut Kerja Sama dengan China Tak akan Membuat Malaysia Terjebak Utang
komentar
beritaTerbaru