Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
TEMBILAHANTim gabungan mengerahkan alat berat ekskavator Komatsu PC200 ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Parit 18, Keluraha
Lingkungan
JAKARTA (Pesisirnews.com) - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyiapkan rencana darurat jika situasi Taiwan memanas pasca-kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke negara tersebut.
"Kita mempunyai rencana kontijensi untuk mengantisipasi jika terjadi eskalasi di Taiwan," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha yang dikutip dari perbincangannya bersama Pro 3 RRI, Minggu (7/8/2022).
Menurutnya, kontijensi darurat ini bukan sesuatu hal yang luar biasa. Hal itu lantaran setiap perwakilan RI perlu memiliki sebuah kontijensi untuk mengantisipasi kedaruratan jika terjadi eskalasi di wilayah tersebut.
Baca Juga:
"Ini sesuai dengan Permenlu Nomor 5 Tahun 2018," ujarnya.
Dia mencontohkan rencana kedaruratan pernah dilakukan Kemlu saat evakuasi WNI dari Ukraina. Menurutnya, KBRI Kyiv pada saat itu memang sudah memiliki rencana kontijensi.
Baca Juga:
"Sehingga ketika terjadi kedaruratan eskalasi situasi teman-teman di KBRI dan juga WNI di Ukraina saat itu sudah memahami apa yang harus dilakukan," kata Judha memaparkan.
Hingga kini, kata Judha, Kemlu terus memantau WNI di Taiwan. Dia memastikan kondisi WNI di Taiwan relatif kondisi mereka tetap aman dan tetap tenang.
[br]
Meski demikian, Judha mengimbau WNI di Taiwan untuk lapor diri dan memastikan datanya tercatat di perwakilan RI atau di KDEI Taipei.
"Pastikan datanya uptodate itu terkait dengan sebaran," ucapnya.
Menurutnya, lapor diri itu penting dan jangan menunggu ada peningkatan eskalasi. Ia memastikan evakuasi dilakukan jika sudah membahayakan jiwa WNI di negara tersebut.
"Kita perlu melakukan evakuasi jika membahayakan jiwa," ucapnya.
Sementara itu, KDEI Taipei mencatat jumlah WNI yang berada di Taiwan mencapai lebih dari 300 ribu jiwa.
Dari jumlah itu, sebanyak 270 ribu pekerja migran dan 30 ribu terdiri dari pelajar, mahasiswa, pekerja profesional, dan keluarga WNI. (PNC/KBRN)
TEMBILAHANTim gabungan mengerahkan alat berat ekskavator Komatsu PC200 ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Parit 18, Keluraha
Lingkungan
Tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperkuat kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membu
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan
Siak Polda Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyusul munculnya hotspot dalam jumlah cukup tin
Lingkungan
PEKANBARU Viral di media sosial berujung ke ranah hukum. Polres Kuantan Singingi (Kuansing) menetapkan PS sebagai tersangka dalam perkara
Hukrim
KATEMAN Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, S.Sos., M.Si., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hi
Artikel
PULAU BURUNG Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Keca
Artikel
TEMBILAHAN Pemanfaatan dan pemindahan aset Blade Server milik Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir dibahas dalam rapat koordinasi y
Artikel
Kuansing Polres Kuantan Singingi bergerak menindaklanjuti informasi terkait dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sung
Artikel