Minggu, 14 Juni 2026 WIB

Kisruh Niat Mundurnya, Ini Pernyataan Terbaru Edy Rahmayadi

- Kamis, 02 Mei 2019 11:18 WIB
890 view
Kisruh Niat Mundurnya, Ini Pernyataan Terbaru Edy Rahmayadi

Pesisirnews.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi akhirnya angkat bicara terkait viralnya yang ingin mundur dari jabatan sebagai orang nomor satu di provinsi ini, jika rakyat Sumut tak ingin dipimpinnya.

Baca Juga :Perang Netizen Indonesia Vs Vietnam di Medsos, Akun Instagram Maskapai Ini Jadi Korban

Saat peringatan May Day atau Peringatan Hari Buruh Interasional di Lapangan Pendidikan Perkebunan (LPP), Kampus Medan, Jalan Rumah Sakit Haji Medan, Rabu (1/5/2019), dia menjelaskan hal tersebut.

Baca Juga:

"Saya tak pernah bilang saya mau mundur. Saya bilang, kalau yang dipimpin dengan pemipin harus terjadi kokoh kuat. Jadi kalau pemimpin yang dipimpin tak mau dipimpin
ya yang pemimpin mundur," jelasnya seperti dilansir dari Pojoksumut.com

Di hadapan orang yang memenuhi lokasi tersebut, lantas Edy bertanya dengan tegas. "Kalian masih mau saya pimpin?," tanyanya.

Baca Juga:

Semua yang hadir langsung menjawab, Mau!

Baca Juga :Ribuan Gamers Banjiri Final Mobile Legends Spot Pertama dan Terbesar di Pulau Rupat

Diakuinya lantaran pernyataan yang sebelumnya diungkapnya menjadi kisruh. "Habis itu ribut orang se-Indonesia, aku dimarahin orang kok mau mundur kamu," ungkapnya.

"Siapa yang mau mundur? Saya pengen jadi gubernur ini, karena mau bersama kalian membangun Sumut yang bermartbahat," tegasnya.

"Ayo kita sama-sama kawal Sumatera Utara ini," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pernyataan mundur diungkapkan Edy saat memberikan sambutan pada kegiatan Peresmian Kantor PWI Sumut yang dirangkai dengan kegiatan Jalan Sehat, Minggu (28/4/2019).

"Kalau masih main-main Sumut tak pernah bisa bermartabat. Jadi saya mohon, berapa tahunkah saya jadi gubernur, lima tahun selesai. satu tahun, saya sekarang sudah delapan bulan. Saya cek empat bulan ke depan rakyat Sumut ini tak mau saya pimpin saya yang mundur. Tolong pers tulis itu gede," katanya, Minggu (28/4/2019).

Edy menegaskan, seorang pemimpin akan memiliki arti jika masyarakat mau dipimpin. Sinergitas antara pemimpin dengan pihak yang dipimpin inilah menurutnya sangat penting untuk mewujudkan cita-cita bersama termasuk cita-citanya membangun Sumatera Utara.

Baca Juga :Desa Diminta Alokasikan 5 Persen Untuk Pembangunan Literasi

"Karena pemimpin itu, yang dipimpin itu mau nurut. Mau dipimpin. Kalau sekarang saya pemimpin trus yang dipimpin tak mau untuk apa saya jadi pemimpin?," ujarnya.(dan)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Herman dan ketua PMI  Peringati Hari Kesehatan Nasional
Pj Bupati Inhil Terima Penghargaan Pengendali Inflasi Terbaik tahun 2023 se-Indonesia
Terpilih Jadi Pasukan Pengiibar Bendera Pusaka Nasional 2024 Dua Putra Putri Riau Ini Asal Sekolahnya
Dewi Juliani SH : Rayakan Hari Bahagia Nasional Dengan Membahagiakan Orang Lain
Dewi Juliani : Semoga Dharma Wanita Dapat Menjadi Perempuan yang Memberikan Inspirasi Bagi Sesama
Innalillahi, Seorang Pemanen Buah Sawit di Rohil diduga Tewas Kena Egrek Sendiri
komentar
beritaTerbaru